Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Hii….Keranda Mayat Muncul di Depan Pengadilan Negeri Pati



Reporter:    /  @ 18:06:55  /  23 Februari 2016

    Print       Email
Keranda mayat dengan pocong yang terbuat dari batang pisang berada di depan Pengadilan Negeri Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Keranda mayat dengan pocong yang terbuat dari batang pisang berada di depan Pengadilan Negeri Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Ratusan warga yang tergabung dalam Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pati membawa keranda mayat di depan Pengadilan Negeri (PN) Pati, Selasa (23/2/2016).

Mereka membawa keranda mayat dalam mengawal salah satu anggota PSHT Supadi dan kedua temannya, Nova Putra Anggara dan David Firmansyah yang menjalani sidang putusan atas kasus dugaan penganiayaan.

Kehadiran keranda mayat menjadi simbol matinya keadilan. Beberapa bunga tabur, menyan dan dupa tampak di bawah keranda.

Setelah menunggu lebih dari dua jam, mereka bersorak gembira setelah mendengar putusan hakim yang memutuskan bahwa Supadi dan kedua temannya dinyatakan tidak bersalah. Karena itu, ketiganya yang didakwa melakukan penganiayaan akhirnya dibebaskan.

Kuasa hukum terdakwa, Ujang Wartono menilai, putusan hakim sudah tepat karena memang penganiayaan itu tidak terbukti. “Putusan hakim sudah tepat, karena memperhatikan fakta hukum yang ada,” ujarnya kepada MuriaNewsCom.

Ia mengatakan, keterangan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak sesuai antara saksi satu dengan saksi yang lainnya. Sementara itu, saksi yang dihadirkan terdakwa dinilai sudah sesuai.

Editor : Kholistiono

Baca juga : 700 Pendekar Silat Geruduk Pengadilan Negeri Pati

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →