Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Gubernur Jateng Didemo Warga Pasuruan Lor Kudus, Bupati Turun Tangan



Reporter:    /  @ 17:15:47  /  23 Februari 2016

    Print       Email
Bupati Kudus Musthofa saat meminta poster tuntutan warga kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang terpasang di tanggul Sungai SWD 1 untuk dicopot (Istimewa)

Bupati Kudus Musthofa saat meminta poster tuntutan warga kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang terpasang di tanggul Sungai SWD 1 untuk dicopot. (Istimewa)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Lantaran wilayahnya sering diterjang banjir, warga Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, melakukan aksi menuntut Pemprov Jateng segera menormalisasi Sungai Sungai Serang Welahan Drainase (SWD) 1 yang melintasi wilayah mereka.

Aksi warga tersebut dilakukan dengan memasang sebuah poster besar yang meminta Gubernur Jateng Ganjar Pranowo segera turun tangan menormalisasi sungai tersebut.

Aksi warga tersebut langsung membuat gerah Bupati Kudus Musthofa. Dengan mengajak Kepala BPSDA Seluna Novianto, Kepala BMPESDM Kudus Samani Intakoris serta camat dan kades di wilayah Kecamatan Jati dan Kaliwungu, bupati mendatangi lokasi aksi warga pada Selasa (23/2/2016).

Kades Pasuruhan Lor Nor Badri mengungkapkan, aksi warga tersebut sebenarnya sudah dilakukan sejak Minggu (21/2/2016). Sambil bekerja bakti membuat tanggul darurat, warga menancapkan poster yang berisi tuntutan kepada gubernur untuk segera menormalisasi Sungai SWD1.

”Selama ini warga memang cukup menderita lantaran setiap musim hujan, lahan warga selalu tergenang akibat sungai SWD 1. Karena sungai ini merupakan kewenangan provinsi, maka kami berharap gubernur turun tangan,” ujar Badri.

Tuntutan warga tersebut menurut Badri sangat berasalan. Sebab, bencana banjir seakan menjadi langganan bagi warga Pasuruhan Lor. ”Bahkan, bukan hanya Pasuruhan Lor saja, tapi desa-desa lain yang dilewati Sungai SWD 1, seperti Setrokalangan maupun Gatet dan desa lain juga mengalami hal yang sama,” tambahnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →