Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Mulai Hari Ini 17 SPBU di Kudus Ditera Ulang



Reporter:    /  @ 17:09:49  /  23 Februari 2016

    Print       Email
Petugas SPBU sedang menakar BBM ke alat ukur. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Petugas SPBU sedang menakar BBM ke alat ukur. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Mulai hari ini, Selasa, (23/2/2016), seluruh SPBU di Kudus di tera ulang. Menurut jadwal, tera ulang dilakukan selama lima hari terhitung hari ini hingga Sabtu mendatang.

Hal itu diungkapkan Kasi Perlindungan Konsumen Pada Dinas Perdagangan dan Pasar (Dagsar) Kudus Niratri Sulistyani. Menurutnya, pekan ini, sebanyak 17 SPBU di Kudus diukur takarannya.

Pengukuran dilakukan agar konsumen tidak dirugikan dengan takaran yang kurang. ”Jadi itu merupakan progam tahunan. Dan memang biasanya dilakukan pada Februari, sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Tera ulang dimulai dari SPBU paling barat di Kudus, yakni di Desa Papringan, Kecamatan Kaliwungu. Tera kemudian dilanjutkan pada SPBU Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, kemudian SPBU Prambatan dan terakhir SPBU Dersalam.

Tiap hari, terdapat empat SPBU yang ditera. Kecuali untuk Jumat, tera hanya dilakukan pada satu SPBU. Yakni pada di SPBU R Agil atau di SPBU Tanggulangin. ”Tera ulang dilaksanakan untuk melindungi hak konsumen dan produsen, supaya tidak ada yang dirugikan. Agar takaranya pas, jadi tidak ada yang dirugikan,” ujarnya.

Dia mengatakan, pompa pengisian bahan bakar yang digunakan secara terus-menurus, dapat membuat pompa jadi berbeda dari seharusnya. Apalagi pompa yang digunakan selama 24 jam, terindikasi mesin rusak.

”Mesin yang digunakan terus selama 24 jam, dalam waktu setahun, bisa membuat mesin jadi berbeda dari takaran. Misalnya yang seharusnya satu liter, bisa kurang atau bahkan lebih,” imbuhnya.

Alat tera pompa bahan bakar menggunakan bejana ukuran standar 20 liter. Hal yang ditera meliputi Ukuran, Takaran, Timbangan dan Pelengkapan (UTTP).

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →