Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Pati  >  Artikel ini

Ternyata Karini Sempat Dirawat di RSJ Semarang, Sebelum Gemar Menceburkan Diri ke Sumur



Reporter:    /  @ 16:32:43  /  23 Februari 2016

    Print       Email
Karini diberi selimut setelah epilepsinya kumat usai dievakuasi dari sumur. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Karini diberi selimut setelah epilepsinya kumat usai dievakuasi dari sumur. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Karini (39), seorang janda asal Desa Semirejo RT 2 RW 5, Kecamatan Gembong, Pati ternyata sudah lama stres, sebelum akhirnya punya kegemaran untuk menceburkan diri ke sumur.

Karini terkena gangguan jiwa, lantaran penyakit epilepsinya yang tak kunjung sembuh. Bahkan, ia pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Semarang.

Namun, hasilnya nihil. Karini masih sering kambuh dan sudah enam kali mencoba melakukan bunuh diri dengan menceburkan diri ke sumur.

“Karini memang terkena gangguan jiwa sejak 2002, karena penyakit epilepsi yang diderita tak kunjung sembuh. Pernah juga dirawat di RSJ Semarang, tapi masih sering kambuh setelah dipulangkan,” kata Kapolres Pati AKBP R Setijo Nugroho kepada MuriaNewsCom, Selasa (23/2/2016).

Ia mengatakan, Karini sempat dirawat inap di puskesmas setempat karena mengalami luka robek pada pergelangan tangan kanan dengan panjang hingga 4 cm dan lebar 0,5 cm.

Sementara itu, jempol kaki bagian bawah mengalami luka robek sepanjang 3 cm. Janda yang tinggal bersama ayah dan ibu tirinya itu juga sangat pucat dan lemas, karena berada di dalam sumur selama satu jam dan tidak makan selama lima hari.

Editor : Kholistiono

 

Baca juga : Disebut-sebut Ditempeli Makhluk Halus, Janda Ini Jadi Stres dan Sering Ingin Bunuh Diri

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →