Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Bertabrakan dengan Karimun, Sopir Truk Boks Diduga Patah Tulang Kaki



Reporter:    /  @ 22:11:39  /  22 Februari 2016

    Print       Email
Mobil boks yang bertabrakan dengan mobil Karimun nampak ringsek bagian depan. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Mobil boks yang bertabrakan dengan mobil Karimun nampak ringsek bagian depan. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kejadian kecelakaan yang terjadi di Desa Panjang, Kecamatan Bae atau depan SPBU Panjang yang sedang dibangun pada Senin (22/2/2016) sekitar pukul 17.30 WIB, ternyata tabrakan antara truk boks pengangkut distributor dengan mobil Suzuki Karimun yang dikemudikan mahasiswa.

Akibat kecelakaan itu, menyebabkan luka yang serius bagi kedua pihak. Bahkan, sopir truk boks mengalami patah tulang bagian kaki. Dan tiga mahasiswa lainnya luka yang parah.

Petugas Satlantas Polres Kudus Brigadir Sofyan mengatakan, mobil Karimun yang dikemudikan, ditumpangi tiga mahasiswa. Ketiganya dilarikan ke rumah sakit lantaran luka yang dialami. ”Luka persisnya kami belum tahu, yang pasti kami sedang mencari informasinya serta datanya. Namun kabarnya luka yang dialami cukup serius melihat parahnya benturan kendaraan,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, mobil berwarna merah hati berpelat nomor K 9370 DH itu dinaiki tiga mahasiswa, dua merupakan mahasiswa putri UMK yang sebagai penumpang sedangkan sopirnya adalah mahasiwa asal Semarang.

”Kalau yang mengemudikan adalah Anik (21) seorang laki-laki  asal Pati, mahasiswa Semarang. Sedangkan penumpangnya ada dua mahasiswi asal Universitas di Kudus yakni Noventi (21) asal Pati dan Ani Puspita Arti (20) asal Rembang,” katanya.

Sedangkan, sopir truk boks bernopol K 1630 SB adalah Juarman, seorang sopir dalam jasa distributor yang beralamat di Dersalam, Bae. Teman Juarman, Suroso (48) mengatakan, sopir yang dibawa ke rumah sakit itu, dikabarkan patah pada kakinya. Namun untuk kepastian masih belum dapat diketahui.

”Saya itu dikabari teman saya, kalau si Juarman itu kecelakaan. Makanya saya dan teman-teman datang kemari. Tapi sesampainya di sini sudah tidak ada, karna dibawa ke Mardi Rahayu,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dia menjelaskan, sebenarnya sopir truk hendak kembali ke gudang. Namun sesampainya di sana malah terjadi kecelakaan, sehingga terpaksa dilarikan rumah sakit.

Dia menceritakan, sebenarnya Juarman mengantar teman sesama sopir untuk membenarkan kendaraan di Desa Panjang. Setelah selesai, mereka membawa kembali kendaraan ke gudang, dan terjadilah kecelakaan di sini.

Berdasarkan pantauan, kerusakan pada truk boks terdapat pada sisi kanan kendaraan, sedangkan mobil Suzuki Karimun terdapat pada sisi kiri. Keduanya hancur parah bahkan kaca sampai pecah.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →