Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Tertarik? Besok, Proyek Dinas Bina Marga Grobogan Senilai Rp 67 Miliar Bakal Dilelangkan



Reporter:    /  @ 20:27:04  /  22 Februari 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Buat pemilik perusahaan jasa konstruksi bersiaplah jika ingin mendapatkan proyek fisik di Grobogan. Pasalnya, Selasa (23/2/2016) besok, puluhan proyek bakal dilelangkan secara online melalui Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik (LPSE).

”Jumlah proyek yang kita lelang besok ada 36 paket kegiatan. Semuanya merupakan kegiatan yang ada pada Dinas Bina Marga dengan alokasi anggaran sebesar Rp 67,9 miliar lebih,” ungkap Kabag Pengendalian Pembangunan Pemkab Grobogan Siswanto.

Dijelaskan, 36 paket tersebut semuanya berlabel peningkatan jalan yang tersebar di beberapa kecamatan. Adapun besarnya alokasi anggaran 36 paket kegiatan itu bervariasi. Yakni, berkisar Rp 300 juta sampai Rp 2 miliar.

Dari 36 paket itu, sebanyak 33 paket peningkatan jalan dikerjakan dengan konstruksi beton. Sedangkan 3 paket lagi yang ada di kawasan Kota Purwodadi memakai konstruksi ATB atau lapisan aspal.

Pelelangan 36 paket itu merupakan tahapan kedua. Beberapa waktu sebelumnya, sudah ada 71 paket kegiatan Dinas Bina Marga Grobogan yang dilelangkan melalui LPSE. Total anggaran 71 paket yang dilelangkan tahap pertama ini mencapai Rp 44,6 miliar.

Menurut Siswanto, sebelum melakukan lelang, serangkaian persiapan sudah dilakukan sebaik mungkin guna memastikan semua tahapan dilakukan sesuai prosedur yang ditentukan. Seperti membuat rencana umum pengadaan dan standard operating procedur (SOP) yang nantinya merupakan berkas pengajuan pelelangan. Kemudian, dokumen pekerjaan juga sudah dikaji untuk memastikan tidak ada kekurangan.

”Sabtu (20/2/2016) kami menggelar koordinasi dengan kelompok kerja unit layanan pengadaan (Pokda ULP) dan para pejabat pembuat komitmen (PPK) terkait lelang tahap kedua ini,” imbuh mantan Sekretaris Dinas Bina Marga Grobogan itu.

Sementara itu, Bupati Grobogan Bambang Pudjiono dalam kesempatan sebelumnya menyatakan, untuk lelang tahun ini diupayakan untuk bisa dilakukan pada awal tahun anggaran. Menurutnya, jika proses lelang bisa dilakukan lebih awal maka kemungkinan adanya proyek yang tidak selesai tepat waktu akan berkurang. Di sisi lain, lelang lebih awal juga untuk menghindari minimnya penyerapan anggaran dan adanya penumpukan kegiatan di akhir tahun.

”Untuk proyek yang memang sudah siap dokumen administrasi memang saya minta segera dilelangkan. Kalau proyeknya bisa segera diselesaikan, maka masyarakat juga bisa makin cepat menikmati hasilnya,” katanya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →