Loading...
You are here:  Home  >  Kesehatan  >  Artikel ini

10 Warga terjangkit DBD, 2 RT di Kaliwungu di Foging



Reporter:    /  @ 20:03:01  /  22 Februari 2016

    Print       Email
Muhtarom, Kadus II Desa Kaliwungu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Muhtarom, Kadus II Desa Kaliwungu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – 10 warga di Dukuh Winong, Kecamatan Kaliwungu terjangkit DBD. Sehingga diadakan upaya pembasmian nyamuk dengan cara foging yang sekaligus dilakukan di dua RT. Yaitu di RT 3 RW 7 dan RT 3 RW 6.

Hal itu diungkapkan Kepala Dusun II Desa Kaliwungu Muhtarom, menurut data yang ia terima ada 10 warga yang terjangkit DBD dan dirawat di Rumah Sakit setempat. Kegiatan foging itu pun dari pemerintah melalui Puskesmas Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu.

”Ada dua RT yang mendapatkan jatah, sehingga pagi tadi dilakukan penyemprotan dan pembasmian nyamuk,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, dengan jumlah penderita yang banyak itu, seharusnya penyemprotan juga dapat dilakukan menyeluruh di satu dukuh. Hal itu juga yang menjadi harapan pihak desa serta masyarakat di dukuh tersebut.

Sebelum dilakukan penyemprotan, petugas dari Puskesmas melakukan pendataan. Dari tinjauan lapangan yang dilakukan, di daerah tersebut terdapat yang mengidap penyakit DBD, sehingga dilakukan penyemprotan di daerah tersebut. ”Ya bagaimana lagi, jatah hanya dua. Sebenarnya usulan sudah diusulkan namun hanya dapat dua RT saja,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Dokter Maryata mengungkapkan, cara melakukan Foging adalah sejauh 100 meter dari penderita yang ditentukan oleh ahli. Atau jika sulit menentukan radius, maka dapat dilakukan dengan mengukur jarak dari 20 rumah penderita.
”Sebab nyamuk tersebut tidak dapat terbang melebihi 100 meter. Jadi kalau ada ya sudah cukup untuk membasmi,” ujarnya.

Selain itu, penyemprotan juga silahkan pada pagi hari. Sebab nyamuk itu melakuan aktivitas pada pagi hari juga. Jadi lebih efektif pada pagi hari. Berdasarkan data yang diterima, penderita DBD tidak terlalu banyak. Sebab data yang dimiliki adalah sejumlah 56 penderita dalam Januari lalu. Itu pun jumlah se Kudus.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →