Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Rencana Pendirian Pabrik Semen, Puluhan Warga Dokoro Grobogan Geruduk Balai Desa



Reporter:    /  @ 12:10:52  /  22 Februari 2016

    Print       Email
Warga Desa Dekoro memenuhi balai desa untuk menanyakan informasi tentang seputar rencana pendirian pabrik semen. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Warga Desa Dekoro memenuhi balai desa untuk menanyakan informasi tentang seputar rencana pendirian pabrik semen. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom,Grobogan – Puluhan warga Desa Dokoro, Kecamatan Wirosari, mendatangi balai desa setempat, Senin (22/2/2016). Aksi ini dipicu kabar adanya orang yang minta data kepemilikan tanah di Dusun Gemblung. Tepatnya, pemilik tanah yang ada di sekitar kawasan embung pertanian.

Warga menduga permintaan data itu ada hubungannya dengan rencana pendirian pabrik semen di desa tersebut. Oleh sebab itu, warga perlu minta penjelasan pada kepala desa terkait masalah permintaan data tersebut.

“Kami hanya ingin minta penjelasan soal adanya pendataan tanah tersebut. Hal ini perlu kita lakukan agar masalah ini jadi jelas,” kata Andreas, salah satu perwakilan warga.

Kepala Desa Dokoro Masrukin menegaskan, beberapa waktu lalu memang ada tamu dari Bappeda yang datang ke desanya untuk meminta data. Sebagai aparatur pemerintahan, pihaknya hanya sekadar menyampaikan dan membantu meninjau lokasi yang dimaksud.

“Soal data ini akan digunakan untuk apa, saya kurang tahu persis. Yang pasti, tidak ada kaitannya dengan rencana pendirian pabrik semen di sini,” katanya.

Dijelaskan, saat ada rencana pendirian pabrik semen sekitar tahun 2013 lalu, ia juga termasuk salah satu warga yang menolak. Setelah jadi kepala desa, ia selalu berkoordinasi dengan dinas terkait agar pendirian pabrik semen di Desa Dokoro tidak terwujud.

Karena, banyak mata air yang perlu dilindungi dan selama ini sangat dibutuhkan warga. Jika ada pabrik semen maka lingkungan alam di desanya dinilai akan terganggu dan bisa membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Camat Wirosari Suroto menegaskan, untuk mendirikan pabrik besar, prosesnya cukup panjang. Jadi, meski lokasi itu sesuai RTRW namun masih ada beberapa proses perizinan yang mesti ditempuh dalam mendirikan pabrik tersebut. Antara lain, adanya persetujuan warga di sekitar lokasi pendirian pabrik.

“Kalau ada penolakan warga tentu pemberian izin tidak bisa dikeluarkan. Selain persetujuan warga, masih ada banyak persyaratan lain yang mesti dipenuhi untuk mendirikan sebuah pabrik semen. Kami juga berharap kepada kepala desa agar segera menyampaikan informasi warga ketika ada aktivitas yang berkaitan dengan masalah pabrik semen supaya tidak terjadi kesalahpahaman,” cetusnya.

Selain camat, Kapolsek Wirosari AKP Zainuri dan Danramil Wirosari Kapten Inf Susilo Bimo Prasetyo jajaran muspika juga hadir dalam kesempatan itu. Terlihat pula, perwakilan dari Dinas ESDM Provinsi Jateng dan Disperindagtamben Grobogan.

Editor : Akrom Hazami
Baca juga :

Rencana Pendirian Pabrik Semen di Grobogan Ditolak Warga

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →