Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Video – Warga CFD Kudus Tukarkan Sampah Mereka dengan Goodybag



Reporter:    /  @ 10:49:37  /  21 Februari 2016

    Print       Email
kudus-hari bebas sampah-2 (e)

Seorang warga menukarkan sampah plastiknya kepada panitia Hari Bebas Sampah Nasional, yang digelar di Alun-alun Kudus, Minggu (21/2/2016). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Ternyata, warga Kudus banyak juga yang masih menggunakan sampah plastik dalam aktivitasnya sehari-hari.

Ini terbukti saat ada kesempatan menukarkan sampah plastik mereka dengan goodybag sebagai pengganti plastik. Banyak warga yang kemudian beramai-ramai menukarkan sampah plastiknya dengan goodybag tersebut.

”Tadi saya bawa sampah plastik dari rumah. Terus saya tukarkan ke tempatnya panitia ini. Saya dapat gantinya dua buah goodybag,” kata Yuli, warga Krandon, Kecamatan Kota, Kudus, yang ditemui di arena car free day (CFD), Minggu (21/2016).

Yuli menukarkan sampah plastiknya itu, kepada panitia ”1.000 Goodybag untuk Kudus Bebas Sampah”, yang menggelar peringatan Hari Bebas Sampah Nasional, tadi pagi. ”Saya sudah tahu kalau akan ada penukaran sampah dengan goodybag. Makanya sampah bekas jus tadi, saya bawa ke sini,” jelasnya.

Muna, dari Komunitas Kreasi Sampah Ekonomi Kota (Kresek) Kudus, mengatakan jika kegiatan ini memang bertujuan untuk mengajak warga tidak lagi menggunakan sampah plastik.

”Kita bagi-bagi goodybag yang terbuat dari kain, kepada siapa saja yang menukarkan sampah plastiknya. Karena kita tahu bahwa sampah plastik itu mencemari lingkungan,” jelasnya kepada MuriaNewsCom.

Selain penukaran sampah plastik dengan goodybag, dalam kegiatan ini juga digelar acara pemungutan sampah yang banyak bertebaran di lokasi CFD. Kemudian flasmob bebas sampah yang dilakukan peserta, dan beberapa kegiatan menarik lainnya.

Menurut Muna, ada banyak hal yang harus diperhatikan warga, jika masih terus menggunakan sampah. Yakni kondisi lingkungan yang terus menurun. ”Apalagi sampah plastik tidak bisa cepat teruai. Sehingga memang sebisa mungkin dihindari,” imbuhnya.

Even ”1.000 Goodybag untuk Kudus Bebas Sampah” ini didukung banyak pihak. Selain Komunitas Kresek, ada juga Komunitas Omah Aksi, anak-anak SMA 2 Kudus, mahasiswa Undip Semarang, dan berbagai kalangan lainnya.

Kegiatan ini juga didukung penuh PR Sukun melalui program Sukun for Better Life. Sehingga diharapkan kegiatan ini bisa mendukung kegiatan pelestarian lingkungan di Indonesia, khususnya di Kudus.

Editor: Merie

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →