Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Mantap, Koleksi Fosil yang Ada di Banjarejo Bikin Takjub Ahli Fosil dari Balai Arkeologi



Reporter:    /  @ 08:00:54  /  21 Februari 2016

    Print       Email
Ahli fosil dari Balai Arkeologi Yogjakarta Sofwan Nurwidi (lengan panjang) ditemani Plt Kadisporabudpar Grobogan Wiku Handoyo (baju hijau) sedang mengamati fosil yang ada di Desa Banjarejo. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ahli fosil dari Balai Arkeologi Yogjakarta Sofwan Nurwidi (lengan panjang) ditemani Plt Kadisporabudpar Grobogan Wiku Handoyo (baju hijau) sedang mengamati fosil yang ada di Desa Banjarejo. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Meski baru pertama berkujung namun peneliti yang juga ahli paleontologi dari Balai Arkeologi Yogyakarta Sofwan Nurwidi, mengaku takjub dengan koleksi fosil purbakala yang ada di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus. Hal itu diungkapkan ketika Sofwan melakukan observasi guna melihat koleksi fosil yang sementara ini tersimpan di rumah Kades Banjarejo Ahmad Taufik, Sabtu (20/2/2016).

”Koleksi fosil yang ada di sini selain banyak jumlahnya, ternyata sangat beragam jenisnya dan usianya juga sangat tua. Dari observasi ini bisa saya katakan kalau di Banjarejo ini sangat potensial untuk dijadikan tempat penelitian,” kata Sofwan.

Saat berkunjung ke Banjarejo tersebut, Sofwan tidak sendirian. Plt Disporabudpar Grobogan Wiku Handoyo beserta Kabid Kebudayaan Marwoto dan beberapa stafnya ikut pula menyertai ahli fosil tersebut ke Banjarejo.

Sofwan menjelaskan, dari pengamatannya ternyata ada banyak spesies hewan yang hidup di situ pada masa lampau. Antara lain, gajah, badak, kuda nil, penyu, banteng, kerbau, buaya, sapi, hiu, dan kerang.

Satu fosil lagi yang dinilai sangat fantastis adalah tulang kerbau raksasa. Dimana, selama ini sangat jarang ada penemuan tulang kepala kerbau dalam kondisi lengkap. Terutama, kedua tanduknya bisa ketemu semua. ”Fosil kepala kerbau ini luar biasa. Sangat jarang ada penemuan fosil kepala kerbau seperti yang ada di sini,” cetusnya.

Plt Kadisporabudpar Grobogan Wiku Handoyo menambahkan, kedatangan ahli fosil itu menindaklanjuti surat yang dilayangkan beberapa waktu sebelumnya. Dimana, pihaknya meminta agar penemuan aneka benda purbakala di Banjarejo agar diteliti pihak Balai Arkeologi. Selain itu, permohonan serupa juga disampaikan pada Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran dan Disbudpar Jawa Tengah.

”Dalam beberapa bulan terakhir, banyak temuan benda purbakala maupun cagar budaya di Banjarejo. Oleh sebab itu, kami berharap agar penemuan ini bisa diteliti lebih lanjut oleh mereka yang ahli di bidangnya. Kami juga berpesan agar temuan ini dirawat dan dijaga sebaik mungkin,” kata Wiku didampingi Kabid Kebudayaan Marwoto.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →