Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Batasan Jumlah Calon Kades Dalam Pilkades di Blora Dinilai Rawan



   /  @ 19:37:44  /  20 Februari 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Blora – Penggodokan rancangan peraturan daerah (ranperda) mengenai Pilkades masih terus dilakukan. Siswanto, ketua panitia khusus (Pansus) I DPRD Blora mengungkapkan, ada aturan yang menurutnya menimbulkan polemik. Yakni, tentang pembatasan jumlah calon kades.

Menurut Siswanto, jumlah pembatasan kepala calon pada Pilkades itu termaktub dalam PP 43/2014 tentang Desa dan Permendagri 112/2015 tentang Pilkades. Dalam kedua aturan tersebut, disebutkan jumlah minimal calon kepala desa dalam Pilkades minimal dua orang. Sementara, jumlah maksimal calon kepala desa adalah lima orang.

Menurut Siswanto, bila aturan tersebut diterapkan, dikhawatirkan muncul kerawanan di desa yang menggelar Pilkades. Misalnya, jumlah pendaftar lebih dari lima orang. ”Bagaimana cara menggugurkan calon hingga maksimal menjadi lima orang itu. Jika pas yang digugurkan adalah orang yang kuat dukungannya di desa, apa itu tidak rawan?” kata Siswanto.

Siswanto melanjutkan, bila jumlah minimal calon kepala desa hanya dibatasi dua orang calon, menurutnya juga akan menimbulkan permasalahan. Dalam aturan, jika calon kurang dari dua maka Pilkades diundur tanpa batasan waktu. Politisi Golkar itu beranggapan, apabila menganut asas efisiensi alangkah lebih baiknya calon tunggal langsung ditetapkan sebagai kades terpilih.

Pansus 1 DPRD Blora saat ini tengah menyusun rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Pilkades. Setelah nantinya ditetapkan menjadi perda, perda tersebut menjadi landasan hukum bagi penyelenggaraan Pilkades yang dilaksanakan di Blora tahun ini.

”Aturan yang kami buat dalam perda tidak boleh bertentangan dengan aturan yang kedudukannya lebih tinggi. Kalaupun ada kebijakan lain yang terkait dengan Pilkades, kebijakan itupun tidak boleh bertentangan dengan aturan yang berlaku,” jelas Siswanto

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →