Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Banyak Batu Nisan dan Kijing di Pemakaman Banyuono Purwodadi Rusak, Ada Apa?



Reporter:    /  @ 17:42:55  /  20 Februari 2016

    Print       Email
Sejumlah pekerja sedang menangani pohon raksasa di Pemakaman Banyuono Purwodadi yang roboh diterjang angin. (MuriaNewsCom/DANI AGUS)

Sejumlah pekerja sedang menangani pohon raksasa di Pemakaman Banyuono Purwodadi yang roboh diterjang angin. (MuriaNewsCom/DANI AGUS)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Pemandangan di tempat pemakaman umum Banyuono, Purwodadi, Sabtu (20/2/2016) terlihat berbeda dari biasanya. Dimana, banyak batu nisan dan kijing makam yang ada disitu rusak. Kondisi itu terjadi lantaran ada pohon besar di tengah makam roboh beberapa hari sebelumnya.

”Pohon besar ini roboh Selasa (16/2/2016) tengah malam ketika ada hujan disertai angin. Untung saja kejadiannya pada malam hari, sehingga tidak menimpa peziarah yang datang ke sini,” ungkap Kasdi, juru kunci pemakaman yang berlokasi di tengah kota Purwodadi itu.

Menurutnya, pohon itu tumbang lantaran dibagian pangkalnya sebagian sudah keropos karena termakan usia. Diperkirakan, pohon jenis mindik itu sudah berusia lebih 100 tahun. Sebab, dari cerita ayahnya, pohon itu dulunya ditanam oleh kakek buyutnya yang juga menjadi juru kunci di situ.

Keesokan harinya, peristiwa robohnya pohon besar itu langsung dilaporkan pada pihak Kelurahan Purwodadi. Setelah itu, langsung dilakukan penanganan dengan memotong dan merajang pohon dalam bentuk balok dan papan tebal.

”Pembersihan pohon roboh ini sudah dilakukan tiga hari, tetapi belum juga rampung sampai hari ini. Sedangkan dahan dan ranting sudah selesai kita beresi dan untuk sementara ditaruh di depan pagar pemakaman. Penanganan ini perlu segera dilakukan agar areal makam yang tertimpa pohon roboh bisa kita benahi,” katanya.

Dari keterangan para pekerja, pohon yang roboh itu diakui kalau ukurannya sangat besar dan jarang ditemukan dengan mudah. Sebab, diameter pohon dibagian pangkal mencapai 2 meter. Sedangkan tingginya berkisar 15 meter.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →