Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Usai Dilantik, Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Blora Baru Belum Ada Agenda



   /  @ 19:58:31  /  19 Februari 2016

    Print       Email
Rumah dinas Bupati Blora. Saat ini pasangan Bupati dan Wakil Bupati Blora yang baru belum ada agenda. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Rumah dinas Bupati Blora. Saat ini pasangan Bupati dan Wakil Bupati Blora yang baru belum ada agenda. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Pasangan Bupati dan wakil Bupati Blora seusai dilantik pada Rabu lalu, rupanya belum ada agenda. Hal ini seperti disampaikan oleh Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Setda Blora Irfan A Iswandaru.
Ia mengungkapkan, sejauh ini belum ada kegiatan ataupun agenda untuk pasangan Djoko Nugroho dan Arief Rohman. ”Belum ada agenda,” ujarnya.

Dia menjelaskan, ajudan Bupati Djoko Nugroho masih dari anggota kepolisian sejak ditetapkan calon bupati. Sehingga, belum ada pergantian ajudan dari pemkab. Direncanakan agenda sertijab digelar pada 25 Februari mendatang. ”Jadi agenda belum bisa terpantau,” terangnya.

Sementara itu, Wabup Arief Rohman mengatakan saat ini dirinya masih berada di Jakarta. ”Seusai pelantikan saya harus kembali ke Jakarta,” ungkapnya kepada MuriaNewsCom.

Diketahui, saat pelantikan, Gubernur Ganjar Pranowo berpesan agar para kepala daerah membuka saluran komunikasi dengan masyarakat. Menurutnya, kanal komunikasi yang dibuka oleh setiap kepala daerah itu bisa berupa pertemuan fisik, dialog interaktif, atau teknologi informasi seperti situs maupun akun media sosial berupa facebook dan twitter.

Dia meminta masyarakat juga harus memaksa para kepala daerahnya masing-masing untuk membuka kanal komunikasi. Selain mewajibkan membuka kanal komunikasi, Ganjar juga menginstruksikan kepala daerah turun langsung ke lapangan setelah resmi dilantik. Hal ini bertujuan agar pengambil kebijakan dapat merespons secara cepat berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.

Dua pasangan ini diusung oleh tiga partai yakni PKB, Partai Hanura, dan Partai Nasdem. Djoko-Arief unggul dari dua pesaingnya yakni Abu-Dasum dan Kusnanto-Sutrisno.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →