Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Belasan Hektare Tanaman Padi di Mejobo Kudus Roboh Diterjang Angin Kencang



Reporter:    /  @ 10:48:03  /  19 Februari 2016

    Print       Email
Kondisi padi di Mejobo yang ambruk akibat hujan deras dan angin kencang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Kondisi padi di Mejobo yang ambruk akibat hujan deras dan angin kencang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Belasan hektare tanaman padi di Desa Payaman dan Gulang, Kecamatan Mejobo, Kudus ambruk. Hal ini akibat hujan disertai angin kencang pada Kamis (18/2/2016) sore.

Sutar, warga Desa Payaman RT 1 RW 3 mengatakan, sore kemarin, sekitar pukul 16.30-17.30 WIB, hujan sangat deras yang disertai angin. Hal itu menyebabkan sebagian tanaman padi milik petani ambruk. “Untuk punya saya sendiri itu ada sekitar 100 meter tanaman padi yang ambruk,” katanya.

Ia katakan, padi yang ambruk rata-rata berumur 2 hingga 2,5 bulan. Bahkan ada beberapa padi yang sudah siap panen. “Selain Desa Payaman, sawah yang berada di Desa Gulang juga mengalami
hal yang sama,” ujarnya.

Maseno (45) warga Desa Gulang mengatakan, diperkirakan padi yang ambruk  tersebut mencapai 14hektare yang terdapat di  dua desa.”Padi yang ambruk ini,rata-rata yang berada ditepi Jalan Lingkar Ngembal Kudus,” ungkapnya.

Terkait kondisi itu, petani kemudian mengikat padi, agar tidak membusuk terkena air ataupun lumpur. “Supaya tidak membusuk ya diikat,”  pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →