Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

10 Perusahaan Mebel di Jepara Bandel Tak Bayar Gaji Karyawan Sesuai UMK



Reporter:    /  @ 09:30:21  /  19 Februari 2016

    Print       Email

uang

 

MuriaNewsCom, Jepara – Sampai saat ini,tercatat sedikitnya ada 10 perusahaan di Jepara yang tidak mematuhi aturan penerapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) kepada karyawannya, sebesar Rp 1.350.000 per bulan. Mereka mendapatkan teguran dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Jepara.

Hal itu disampaikan Kepala Dinsosnakertrans Jepara M Zahid melalui Pengawas Tenaga Kerja  Muktiati. Menurutnya, pihaknya menegur 10 perusahaan mebel. Perusahaan-perusahaan tersebut hingga pertengahan tahun ini tak melaksanakan pembayaran upah pekerjanya sesuai dengan UMK yang ditetapkan dandisepakati.

Baca juga : Deal! Ini Besaran UMK Jepara 2016

“Sebanyak 10 perusahaan tersebut diketahui belum memberikan upah sesuai UMK yang seharusnya mulai diterapkan sejak awal tahun kemarin,” kata Muktiati kepada MuriaNewsCom, Jumat (19/2/2016).

Lebih lanjut dia mengemukakan, hal itu diketahui setelah pihaknya melakukan survei ke sejumlah perusahaan. Padahal perusahaan tersebut tergolong perusahaan kelas menengah ke atas.

“Karyawannya mencapai 200 orang lebih. Menurut kami, perusahaan tersebut seharusnya sudah harus menggaji pekerjanya sesuai dengan UMK,” terang Muktiati.

Disinggung mengenai bidang usaha lainnya, Muktiati menjamin jika perusahan besar di bidang garmen maupun kabel yang ada di Jepara sudah memberi upah karyawannya sesuai dengan UMK. “Tapi jika ditilik sejarahnya, soal UMK di perusahaan mebel memang sulit menerapkan UMK,” imbuh dia.

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →