Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Prihatin Banyak Siswa Kecelakaan Lalu Lintas di Grobogan, Ini Trik Hebat Cara Menguranginya



Reporter:    /  @ 20:51:37  /  18 Februari 2016

    Print       Email
Kepala SMK Pancasila Purwodadi Margono memakaikan helm pada siswanya dalam acara edukasi safety riding. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kepala SMK Pancasila Purwodadi Margono memakaikan helm pada siswanya dalam acara edukasi safety riding. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Jalinan kerja sama PT Astra Honda Motor (AHM) dengan SMK Pancasila Purwodadi tidak hanya berhenti dengan meluncurkan jurusan Teknik Sepeda Motor Honda (TSM-Honda) saja.

Tetapi, kerja sama itu dilanjutkan dengan memberikan edukasi berkendara aman (safety riding) dan melantik komunitas keselamatan sekolah.

Kegiatan berkendara aman dilangsungkan Kamis (18/2/2016) mendapat sambutan hangat dari para siswa maupun guru. Terlihat, mereka cukup serius menyimak penjelasan yang disampaikan pemateri dari Satlantas Polres Grobogan dan AHM.

Ada beberapa materi yang diberikan para pelajar. Antara lain, tentang berkendara yang baik di jalan raya, pentingnya menggunakan helm standar (SNI), surat-surat kendaraan yang harus dibawa, dan rambu lalu lintas.

Tak hanya itu, para pelajar juga diberi pengertian tentang proses menempuh ujian SIM serta, tata cara berkendara yang baik dan benar. Mulai dari pengecekan kendaraan bermotor sampai dengan mengendarai di jalan raya.

“Digelarnya kegiatan ini dalam rangka memberikan pembelajaran kepada para pelajar agar menjadi pengendara yang baik. Kami berharap dengan adanya kegiatan semacam ini, bisa memberikan wawasan dan kesadaran bagi para pengendara,” kata Kanit Dikyasa Satlantas Polres Grobogan Ipda Marmin yang jadi salah satu pamateri di sekolah tersebut.

Dikatakan para pelajar sejauh ini memang memiliki risiko tinggi dengan kecelakaan. Penyebabnya, mereka belum memahami dengan baik aturan berkendara di jalan raya. Selain itu tingkat emosional tinggi, kontrol terbatas, belum memiliki risiko tanggungan keluarga juga jadi faktor lainnya.

“Saat ini, secara umum kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan pelajar masih kurang. Mereka mengendarai sepeda motor atau mobil di jalan raya, hanya sekadar bisa. Akan lebih ideal, bila mereka memahami aturan berlalu lintas,” ungkap Suko Edi, dari tim safety riding AHM.

Sementara itu, Kepala SMK Pancasila Purwodadi Margono mengaku bangga dengan jalinan kerja sama tersebut. Dirinya berharap kerjasama yang sudah berjalan sejak tahun lalu itu dapat dimanfaatkan para siswa dan guru.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :
Ini Kata Polisi di Kudus Biar Kamu Lolos Razia Lalu Lintas

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →