Loading...
You are here:  Home  >  Infrastruktur  >  Artikel ini

Jalan Rembang Rusak, Bupati : 3 Tahun lagi Semua Selesai Diperbaiki



   /  @ 20:08:31  /  18 Februari 2016

    Print       Email
Salah satu jalan antar kecamatan penghubung Sedan dan Sarang di Kabupaten Rembang. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Salah satu jalan antar kecamatan penghubung Sedan dan Sarang di Kabupaten Rembang. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Banyaknya jalan di Rembang yang rusak menjadi salah satu alasan bagi Bupati Rembang, Abdul Hafidz untuk menjadikan perbaikan infrastruktur sebagai program prioritas. Hal tersebut disampaikannya pada hari pertama, ia kembali menempati ruangan kerjanya, Kamis (18/2/2016).

Ia menjanjikan dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun jalan di Rembang akan mulus. Pihaknya mengaku sudah menganggarkan dana di atas Rp 100 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan pada tahun 2016 ini.

“Kalau soal infastruktur jalan, saya targetkan dua sampai tiga tahun, jalan antarkecamatan antar desa sudah diperbaiki. Tahun ini ada sekitar Rp 100 miliar lebih untuk jalan. Sedangkan untuk targetnya, kalau 100 persen sepertinya tidak bisa. Jadi, targetnya 70 sampai 80 persen,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Hafidz, dengan adanya Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D), ia berharap agar para SKPD dan pihak terkait, untuk bisa menjalankan program yang berkaitan dengan infrastruktur tanpa ragu-ragu.

“Artinya, ketika kita sudah ada pendamping dari penegak hukum, SKPD atau pihak yang didampingi bisa melakukan program dan kegiatan yang berkaitan dengan infrastruktur, bisa menjalankan tanpa ragu-ragu,” tambahnya.

Menurutnya, dengan lahirnya TP4D menjadi awal bagi Pemkab Rembang untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur. Setelah acara serah terima jabatan dengan Pj Bupati Suko Mardiono pada Senin 22 Februari nanti, ia berjanji akan mulai melakukan perbaikan infrastruktur secara bertahap.

“Soal perbaikan infrastruktur, akan kami lakukan secara bertahap. Kami juga menargetkan, semua kegiatan terealisasi sesuai rencana dan tidak ada lagi Silpa sampai ratusan miliar rupiah,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →