Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Pemkab Kudus Minta Keberadaan Minimarket Tidak Matikan Pengusaha Kecil



Reporter:    /  @ 20:04:52  /  18 Februari 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pemkab Kudus meminta kepada Minimarket yang terdapat di Kudus, supaya tidak mematikan usaha pedagang kecil. Sebab keberadaan minimarket di sekitar toko kecil dapat membuatnya mati.

Bupati Kudus Musthofa mengatakan, pihaknya tidak menginginkan ada warga yang hilang usahanya lantaran keberadaan minimarket. Sehingga diharapkan baik toko maupun Minimarket dapat maju sama-sama.

”Tolong dibantu saudara-saudara kita. Khususnya pedagang yang terdapat di sekitar minimarket. Biarkan semuanya maju bersama dan berkembang,” paparnya dalam acara Pelatihan Menajemen Retail.

Soal jam buka Minimarket, juga diharapkan tidak mematikan pengusaha lainnya. Misalnya, minimarket yang buka 24 jam. Namun juga memberikan ruang kepada pedagang lain untuk berjualan.

Sementara, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Dagsar) Kudus, Sudiharti dalam sambutan acara Pelatihan Menajemen Retail menurutnya keberadaan Minimarket seharusnya dapat membina pelaku usaha sebelahnya. Khususnya toko-toko kecil, sehingga tidak tergusur dengan keberadaan minimarket.

”Saya meminta agar keberadaan tidak sampai membunuh pengusaha kecil seperti toko. Khususnya daerah yang dekat dengan keberadaan minimarket,” katanya.

Menurutnya, dalam kegiatan itu dikumpulkan sejumlah 75 pedagang. Semuanya merupakan pedagang yang terdapat dalam lingkup sekitar minimarket, khususnya sekitar Alfamart.

”Tidak semuanya memang diundang. Soalnya terbatas, sehingga membutuhkan skala prioritas,” ujarnya.

Dia berharap kegiatan semacam itu dapat dilakukan dengan rutin. Sehingga pedagang juga dapat mengeluarkan suaranya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →