Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Polres Jepara Dalami Permasalahan Pasar Ngabul



Reporter:    /  @ 18:51:56  /  18 Februari 2016

    Print       Email
Suasana pasar penampungan Ngabul yang masih ditempati pedagang. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Suasana pasar penampungan Ngabul yang masih ditempati pedagang. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Pihak kepolisian dari Polres Jepara menyatakan saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap permasalahan yang terjadi di Pasar Ngabul, Kecamatan Tahunan, Jepara. Hal itu seiring dengan aduan dari pedagang Pasar Ngabul lama dan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gempar Jawa Tengah, baru-baru ini.

Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin mengatakan, pihaknya memang menerima pengaduan mengenai Pasar Ngabul. Namun, pihaknya menampik jika saat ini pihaknya tengan memulai proses hukumnya.

”Kami masih mendalami kasus di Pasar Ngabul. Dari hasil aduan baik dari pedagang maupun LSM, kami memanggil pihak terkait untuk meminta klarifikasi, bukan dalam rangka pemeriksaan,” kata Samsu kepada MuriaNewsCom, Kamis (18/2/2016).

Menurut dia, selama ini permasalahan Pasar Ngabul telah masuk ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) karena masuk wilayah hukum perdata. Namun, saat ini pihaknya menerima aduan mengenai hukum pidana. Untuk itu, pihaknya merasa perlu untuk mendalami kasus tersebut.

”Kami belum memiliki gambaran, aspek apa yang diadukan dari kacamata hukum pidana. Jadi kami perlu meminta banyak keterangan agar tahu persis akar permasalahannya,” ungkap Samsu.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak paguyuban pedagang pasar Ngabul lama menggandeng LSM Gempar Jawa Tengah. Hasilnya, mereka mengadukan masalah Pasar Ngabul terutama mengenai pasar penampungan yang diancam akan dibongkar Pemkab, dan mengenai status tanah pasar lama yang sampai saat ini mangkrak.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →