Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Batas Peringatan Usai, Pemkab Belum Eksekusi Pasar Penampungan Ngabul



Reporter:    /  @ 17:45:14  /  18 Februari 2016

    Print       Email
Kondisi pasar penampungan Ngabul terlihat beberapa pedagang masih berjualan di sana. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Kondisi pasar penampungan Ngabul terlihat beberapa pedagang masih berjualan di sana. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara telah memberikan surat peringatan (SP) kepada pihak pasar penampungan Ngabul, agar bersedia pindah dan membongkar bangunan tempat mereka berdagang saat ini. Pemkab memberikan SP3 kepada mereka dan diberi batasan sampai Kamis (18/2/2016) hari ini.

Namun, sampai batas akhir yang diberikan Pemkab, pedagang masih berjualan di tempat penampungan yang terletak di belakang toko modern di Ngabul, Kecamatan Tahunan, Jepara itu. Pemkab Jepara belum melakukan eksekusi pembongkaran paksa sebagaimana ancaman yang tercantum dalam SP3 yang diberikan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jepara Trisno Santosa mengatakan, memang deadline pedagang meninggalkan penampungan hari ini. Namun sebagaimana perintah dari pimpinan baik Bupati dan Wakil Bupati Jepara, pihaknya diminta untuk mengutamakan cara-cara yang halus.

”Mengenai keputusan untuk dieksekusi kapan, kami menunggu perintah dari pimpinan. Dalam hal ini juga menunggu hasil rapat yang dilaksanakan pada Senin pekan depan,” ujar Trisno kepada MuriaNewsCom, Kamis (18/2/2016).

Menurutnya, Pemkab Jepara tentu saja tidak setega ketika melakukan eksekusi bangunan tempat karaoke di Pungkruk. Sebab, masalah ini adalah hanya masalah meminta agar pedagang pindah dari tempat penampungan yang dinilai ilegal tersebut.

”Untuk itu, kami diminta untuk mengedepankan langkah-langkah yang halus dari pada pemaksaan,” imbuhnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →