Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Pati  >  Artikel ini

Begini Kronologi Ibu Asal Gembong Pati yang Terpeleset dan Terbawa Arus Sungai



Reporter:    /  @ 15:38:08  /  18 Februari 2016

    Print       Email
Sejumlah relawan terus melakukan penyisiran untuk menemukan Parni. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sejumlah relawan terus melakukan penyisiran untuk menemukan Parni. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Seorang buruh tani bernama Parni (45), warga Dukuh Domo, RT 1 RW 1, Desa Klakahkasihan, Kecamatan Gembong, Pati hilang terseret arus sungai usai terpeleset, Rabu (17/2/2016) sore.

Suyatmini (49), teman korban saat itu pergi untuk menyiangi rumput di sawah. Setelah petang tiba, keduanya kemudian pulang ke rumah dengan menyeberangi sungai Ngembongan melalui sebuah bendungan irigasi.

Baca juga : Seorang Ibu Terseret Arus di Sungai Gembong Pati

”Saat itu, air memang cukup deras. Kami berdua terpeleset dan terjatuh dalam sungai. Teman saya terbawa arus, sedangkan saya sendiri terbawa arus pada bagian pinggir sungai,” aku Suyatmi kepada MuriaNewsCom.

Sontak, Suyatmi yang sempat selamat meminta tolong kepada tetangga untuk mencari Parni. Malam itu juga, tim SAR gabungan bergegas melakukan pencarian, tapi nihil.

Sampai Kamis (18/2/2016), sedikitnya 10 tim relawan dengan jumlah 70 personil dikerahkan untuk menyisir wilayah sungai. Lima jam penyisiran dilakukan, tapi korban belum ditemukan.

Sampai berita ini turun, sejumlah relawan menemukan sejumlah bekal yang digunakan korban untuk menyiangi rumput di sawah berupa satu botol kemasan minuman dan plastik hitam berisi makanan di sungai.

”Ini kami baru temukan bekal yang digunakan korban. Ini kita terus melakukan penyisiran dari ground zero korban jatuh,” kata Ketua Radio Antarpenduduk Indonesia (RAPI) Gunawan yang ikut melakukan penyisiran bersama puluhan relawan lainnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →