Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Ini Perjuangan Berat K2 untuk Bisa Berdemo di Jakarta



Reporter:    /  @ 15:15:50  /  18 Februari 2016

    Print       Email
Musthofa menanggapi curahan hati dari K2 seluruh Jawa Tengah. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Musthofa menanggapi curahan hati dari K2 seluruh Jawa Tengah. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Sambil mengusap linangan air mata, Ketua Koordinator Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih mengutarakan, tenaga honorer yang akan ikut serta berdemo ke Jakarta mendapatkan intimidasi dari pemerintah setempat.

”Kita akui pada tanggal 10 hingga 13 Februari 2016 sebanyak 75 ribu tenaga honorer akan ikut serta demo. Namun di tengah jalan, hanya dihadiri oleh 50 ribu tenaga honorer seluruh Indonesia. Sebab 25 ribu lainnya mendapatkan tekanan dan intimidasi dari pemda masing-masing,” katanya.

Selain itu, tenaga honorer tersebut juga mengeluarkan biaya dan membayar bus untuk berangkat ke Jakarta. Namun 25 ribu tenaga honorer dari berbagai daerah tidak bisa turut hadir.

”Dalam demo sebanyak 50 ribu tenaga honorer seluruh Indonesia itu, kami juga membentuk tim 9. Yang tugasnya sebagai komando tiga wilayah. Yakni bagian Indonesia Barat, Indonesia Tengah dan Indonesia Timur,” ujarnya.

Diketahui, untuk memfasilitasi itu tenaga honorer tersebut rela mengeluarkan iuran setiap bulannya. Yakni Rp 500 per bulan, ada juga yang Rp 1.000 per bulan. ”Memang perjuangan ini berat. Kami ingin bertemu dengan pemimpin negara,” tuturnya.

Sementara itu, terkait ketidak jelasan aturan tentang pengangkatan menjadi PNS, pihaknya juga memaparkan pemerintah menjadikan tenaga honorer tersebut sebagai perbudakan secara masal. ”Ya karena kami menerima upah tidak layak, aturannya juga tidak jelas. Janji KemenPAN-RB Yudi Krisnandi secara tidak tegas dan mencabut janji pengangkatan PNS itu dengan seenaknya,” imbuhnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →