Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Video – Evakuasi Korban yang Tenggelam di Air Terjun Gembong Jepara Butuh Waktu Lama, Ini Kendalanya



Reporter:    /  @ 11:30:37  /  18 Februari 2016

    Print       Email
Relawan bersama tim SAR menyusuri jalan setapak untuk evakuasi korban yang tenggelam di Air Terjun Gembong (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Relawan bersama tim SAR menyusuri jalan setapak untuk evakuasi korban yang tenggelam di Air Terjun Gembong (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Seorang pemuda bernama Muhammad Ali Mahfud, warga RT 8 RW 2, Desa Papasan, Kecamatan Bangsri, Jepara tewas tenggelam di kawasan Air Terjung Gembong Desa Papasan, sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (17/2/2016). Korban sempat hilang, baru ditemukan sekitar pukul 20.30 WIB dan berhasil dievakuasi sekitar pukul 21.30 WIB.

Salah seorang anggota SAR Edy Safii mengatakan, tim gabungan mendapatkan informasi terkait adanya orang tenggelam di Desa Papapsan. Kemudian, berangkat menuju lokasi sekitar pukul 19.30 WIB menggunakan kendaraan dan peralatan yang dibutuhkan.

Baca juga : Air Terjun Gembong Jepara Makan Korban, Ini Kronologinya

“Lokasinya cukup jauh dari pusat kota, kami sampai di lokasi sekitar setengah jam kemudian dan mendirikan posko. Sebagian langsung berjalan kaki melakukan pencarian korban,” katanya.

Proses pencarian dan evakuasi korban tersebut yang dilakukan oleh tim SARgabungan bersama warga sekitar dilakukan cukup lama. Sebab, kondisi medan jalan menuju lokasi cukup berat karena berada di pegunungan, dengan akses jalan yang minim.

“Lokasi hanya bisa diakses dengan cara jalan kaki, kendaraan tidak dapat menembus lokasi. Sehingga membutuhkan waktu lama untuk sampai dilokasi, apalagi jarak yang harus ditempuh dengan jalan kaki mencapai dua sampai tiga kilometer,” imbuhnya.

Kemudian proses pencarian di lokasi juga membutuhkan waktu yang lama karena medan yang bebatuan, air mengalir deras dan kondisi gelap lantaran sudah larut malam. Berkat kerjasama semua relawan dan petugas, akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 20.30 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa.“jasad korban ditemukan di dasar air terjun,” kata Edy.

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →