Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Ini Asal Usul Kecamatan Jekulo Kudus



Reporter:    /  @ 07:15:11  /  18 Februari 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Kudus – Setiap tempat memang mempunyai sejarah yang berbeda-beda. Seperti halnya Kecamatan Jekulo, Kudus.

Dari informasi berbagai sumber yang diolah, ketika itu Raden Dja’far Shadiq (Sunan Kudus) tiba di Djekulo. Yang ketika itu, nama Djekulo masih Pagujangan.

Raden Dja’far bertemu dengan panglima perang Raden Fatah Demak Mbah Abd Djalil di tempat itu yakni di lokasi yang akhirnya didirikan Masdjid Djekulo Kauman.

Dan di lokasi tersebut ditemukan ada tanda-tanda bahan bangunan berupa tumpukan kayu dan material lainnya. Diketahui, saat itu di Pagujangan belum ditemukan adanya bangunan-bangunan rumah dari batu bata merah.

“Kok ono tumpukan boto, kanggo mbangun Mesjid? Sopo seng arep mbangun masjid?,” tanya Raden Dja’far.

Oleh Mbah Abd Djalil dijawab. “Duko nggih. Sak Djek Kulo wonten panggenan puniko sampun wonten puniko,” katanya.
Maka dari dialek tersebut, desa ini yang pada mulanya bernama Pagujangan kemudian diganti dengan nama Djekulo sampai sekarang.

Secara geografis letak Jekulo berada di antara koordinat 6°52′0″LS,110°50′0″BT sampai dengan 7°16′0″LS,111°0′0″BT. Dengan batas wilayah antara lain:

Sebelah utara berbatasan dengan wilayah Kecamatan Dawe; sebelah timur berbatasan dengan wilayah Kabupaten Pati; sebelah selatan berbatasan dengan wilayah Kabupaten Pati; sebelah barat berbatasan dengan wilayah Kecamatan Mejobo dan Kecamatan Dawe.

Ada 12 desa yaitu, Bulung Kulon; Bulungcangkring; Gondoharum;Hadipolo; Honggosoco; Jekulo; Klaling; Pladen; Sadang; Sidomulyo; Tanjungrejo; danTerban.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →