Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Pedagang Pasar Ngabul Lama Gandeng LSM Gempar Hadapi Pemkab Jepara



Reporter:    /  @ 20:49:49  /  17 Februari 2016

    Print       Email
Garis Satpol PP dipasang di pagar pintu utama pasar Ngabul lama ketika eksekusi relokasi. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Garis Satpol PP dipasang di pagar pintu utama pasar Ngabul lama ketika eksekusi relokasi. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Upaya paguyuban pedagang pasar Ngabul lama untuk menolak dipindah ke pasar baru dan mempertahankan pasar lama, terus berlanjut.

Setelah kalah dari proses persidangan beberapa waktu lalu, kini mereka menggandeng Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Peduli Amanat Reformasi (Gempar) Jawa Tengah.

Hal itu diakui oleh Kordinator Gempar Jawa Tengah, Widjayanto. Menurut dia, pihaknya telah digandeng oleh pihak paguyuban pasar Ngabul lama untuk memberikan bantuan hukum.

“Kami lebih menekankan pada masalah pasar lama. Termasuk kebijakan penutupan pasar lama sekaligus pasar penampungan,” ujar Widjayanto, Rabu (17/2/2016).

Lebih lanjut dia mengemukakan, secara resmi pihaknya telah melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Pemkab Jepara terkait dengan kebijakan penutupan pasar lama ke pihak kepolisian. Sekaligus juga rencana penutupan pasar penampungan.

“Menurut kami, mengenai pasar lama, pemkab sebenarnya tidak memiliki wewenang apapun. Sebab lahan merupakan milik salah satu warga Ngabul yang memang diwakafkan agar bisa dimanfaatkan oleh warga Ngabul,” ungkapnya.

Pihaknya juga mempertanyakan retribusi yang selama ini ditarik oleh dinas terkait dari pedagang pasar. Menurut dia, pemkab melalui dinas terkait tidak memiliki hak untuk menarik retribusi.

“Retribusi itu untuk apa. Apa selama ini hasil pembayaran itu kembali ke pedagang. Ternyata tidak. Sebab selama ini tak ada perbaikan,” kata dia.

Ia menuntut agar pemkab mampu menjawab soal aset tanah. Sebab berdasarkan riwayat yang ada, tanah di pasar lama masih milik ahli waris, dan akan kembali ke ahli waris jika tidak diperuntukkan secara semestinya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :
Masalah Relokasi Pasar Ngabul Jepara Belum Tuntas, Pemdes Malah Sosialisasi Perdes

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →