Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Di Depan Pengusaha, Wakil Bupati Janjikan Kemudahan Bisnis di Rembang



   /  @ 20:34:42  /  17 Februari 2016

    Print       Email
Bupati dan Wakil Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan Bayu Adriyanto (nomer 3 dan 4 dari kiri) dilantik di lapangan Pancasila (simpang lima) Semarang oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Rabu (17/2/2016). (Istimewa)

Bupati dan Wakil Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan Bayu Adriyanto (nomer 3 dan 4 dari kiri) dilantik di lapangan Pancasila (simpang lima) Semarang oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Rabu (17/2/2016). (Istimewa)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto yang baru saja dilantik oleh Gubernur Ganjar Pranowo, menegaskan akan membuka pintu selebar-lebarnya untuk para pelaku bisnis di Rembang. Hal itu disampaikan olehnya ketika gathering bersama pengusaha di Hotel Ciputra, Rabu (17/2/2016).

Bayu menjanjikan akan memberikan kenyamanan dan kemudahan untuk menarik para investor dan pelaku bisnis. Selain itu, ia akan berupaya mendorong para pemuda untuk menggeluti bisnis sesuai potensi yang ada di Rembang.

”Kita akan dorong pelaku-pelaku bisnis, bahkan pelaku bisnis muda dari berbagai potensi yang ada di Rembang,” tuturnya.

Bahkan terkait perizinan, lanjut Bayu, bisa dipantau sejauh mana telah diproses. Asalkan, seluruh syarat dan dokumen perizinan sudah sesuai. ”Kalau sudah sesuai aturan, nanti izin akan bisa dipantau sampai dimana. Dulu, hal itu tidak bisa dilakukan karena saya juga pelaku bisnis,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga akan rutin menggelar gathering bersama pelaku bisnis di Rembang. Khususnya, pelaku bisnis yang merupakan putra daerah yang terkenal sebagai kota garam itu. ”Kita akan adakan gathering satu bulan sekali dengan pelaku bisnis. Bahkan, kami ingin dorong juga pelaku bisnis yang notabene asli dari Rembang nanti kami beri kemudahan,” jelas Bayu.

Namun, berkali-kali Wakil Bupati itu menegaskan agar pelaku bisnis mau untuk mengikuti aturan yang ada. ”Saya berharap pelaku usaha juga mematuhi atruran yang ada. Karena kami juga mempunyai aturan,” tambahnya.

Selain itu, perusahaan yang ada di Rembang juga harus bisa mengurangi angka pengangguran. ”Kita akan dorong masyarakat di bawah yang tidak punya pekerjaan untuk mendapatkan pekerjaan. Tolong jangan sampai ada lagi yang masuk Kabupaten, tapi tidak menyerap tenaga kerja dari Rembang,” tandasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →