Loading...
You are here:  Home  >  Politik & Pemerintahan  >  Artikel ini

Usai Dilantik, Bupati Rembang Langsung Tebar Janji



   /  @ 19:59:28  /  17 Februari 2016

    Print       Email
Seusai dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan Bayu Andriyanto mengadakan gathering bersama pengusaha di Hotel Ciputra Semarang, Rabu (17/2/2016). (Istimewa)

Seusai dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan Bayu Andriyanto mengadakan gathering bersama pengusaha di Hotel Ciputra Semarang, Rabu (17/2/2016). (Istimewa)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Seusai dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Prabowo, Bupati Rembang Abdul Hafidz segera bertemu dengan para pengusaha di Hotel Ciputra Semarang, Rabu (17/2/2016).

Dalam kesempatan tersebut, Hafidz menyampaikan beberapa hal terkait komitmennya untuk menyejahterakan masyarakatnya. Salah satunya, terkait nasib nelayan di Rembang.

Ia menyoroti terkait waktu lelang ikan dan ketidakmampuan para bakul ikan untuk membayar secara langsung. Sehingga, ia berharap agar pengelola dan pengusaha membahas bersama kemudahan untuk para bakul ikan.

“Sebagaimana pembayarannya yang selama ini dikeluhkan oleh para bakul. Bakul ini kan tidak bisa langsung membayar secara kontan, sehingga perlu diperbincangkan lagi bersama pengusaha dan pengelola,” kata Hafidz di depan para pengusaha.

Menurutnya, hal tersebut merupakan salah satu upaya yang akan dilakukan terkait peningkatan di bidang kelautan untuk kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Hafidz menyebut, koperasi, UMKM, dan batik juga berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga ke depan, akan digarap secara serius.

Kendati begitu, Hafidz meminta dukungan para pengusaha dan pelaku UMKM serta masyarakat luas untuk membantu pemerintah kabupaten yang dinahkodainya itu.

“Meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak mungkin hanya dengan tangan pemerintah saja, tapi juga perlu dukungan masyarakat secara luas,” pungkasnya.

Sementara itu, di sela-sela pelantikan 17 kepala daerah, Ganjar berpesan agar setiap kepala daerah di Jawa Tengah memperhatikan masalah kemiskinan, kebencanaan, kematian Ibu dan Anak, hingga penyediaan akses pendanaan untuk UMKM.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →