Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

‘Api’ Asmara Suami Istri yang Terlalu Panas Ini Bikin 2 Rumah Terbakar di Purwodadi Grobogan



Reporter:    /  @ 17:47:19  /  17 Februari 2016

    Print       Email
Dua rumah di Desa Candisari, Kecamatan Puwodadi, ludes terbakar, Selasa (16/2) malam.(MuriaNewsCom/Dani Agus)

Dua rumah di Desa Candisari, Kecamatan Puwodadi, ludes terbakar, Selasa (16/2) malam.(MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – ’Api’ asmara boleh saja panas, tapi jangan terlalu panas. Karena bisa berbahaya. Ini sekaligus jadi peringatan kepada kita agar lebih bisa meredam amarah. Khususnya bagi mereka yang telah berumah tangga.

Sebab, akibat amarah yang diletupkan, rumah pasangan suami istri ini ludes terbakar. Terlebih itu terjadi saat waktu magrib.

Sebelumnya diberitakan, dua rumah di Desa Candisari, Kecamatan Purwodadi, Selasa (16/2) malam terbakar. Dugaan yang menyebar saat kejadian, penyebab kebakaran karena konsleting listrik. Tetapi, kebakaran yang terjadi menjelang magrib itu bermula adanya pertengakaran dari pemilik rumah, Sodikin dan istrinya.

Informasi yang didapat menyebutkan, sebelum kejadian, terjadi cek-cok pasangan suami istri tersebut di dalam rumah. Karena takut, istri Sodikin berusaha lari keluar rumah guna menghindari pertengkaran.

Saat hendak lari itulah, tanpa sengaja tangannya menyenggol botol berisi bensin hingga tumpah. Nahas, bensin yang tumpah itu malah masuk dalam stop kontak listrik yang ada di dekat meja hingga menyulut munculnya percikan api.

Dalam sekejap, api kemudian makin membesar hingga menghanguskan rumah berikut barang yang ada di dalamnya. Tidak hanya itu, kobaran api juga menjalar dan melahap rumah di sampingnya milik Totok.

Sementara itu, Kapolsek Kota Purwodadi AKP Parno ketika dimintai komentar wartawan mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut murni terjadi akibat ketidaksengajaan. Pihaknya mengimbau agar kebakaran yang disebabkan pertengkaran dari Sodikin dan istrinya itu dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kami imbau pada kepala desa untuk menjadi mediator agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik. Sebab, ini murni kelalaian dan kekhilafan dari Sodikin juga istrinya,” ujarnya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga : 2 Rumah di Purwodadi Grobogan Ludes Terbakar 

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →