Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Ini Tanggapan Pemkab Soal eks PSK Kalijodo Bakal Dipekerjakan di Jepara



Reporter:    /  @ 16:05:54  /  17 Februari 2016

    Print       Email

psk_01

 

MuriaNewsCom, Jepara – Wacana penggusuran tempat prostitusi Kalijodo Jakarta terus menguat. Rencana penggusuran yang dilakukan oleh pemerintah tersebut juga dibarengi dengan beberapa solusi, termasuk solusi pekerjaan bagi para pekerja seks komersial (PSK). Salah satu wacana yang keluar adalah para PSK tersebut bakal dipekerjakan atau dijadikan buruh di sejumlah pabrik termasuk di Kabupaten Jepara.

Wacana menjadikan eks PSK sebagai buruh pabrik di Jepara tersebut muncul dari Mensos Khofifah Indar Parawansa, baru-baru ini. Menanggapi hal tersebut, Pemkab Jepara melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) setempat menyatakan belum menerima informasi tersebut secara resmi dari pemerintah pusat maupun provinsi.

”Wacana itu muncul di media massa, tetapi secara resmi kami belum menerima informasi itu,” kata Kepala Dinsosnakertrans Jepara M Zahid melalui pengawas tenaga kerja Muktiati kepada MuriaNewsCom, Rabu (17/2/2016).

Menurutnya, sepanjang eks PSK tersebut memiliki kompetensi di bidang pekerjaan yang akan ditekuni, pihaknya tidak mempermasalahkannya. Sehingga harus dilakukan pendidikan atau pelatihan pekerjaan bagi mereka agar bisa melaksanakan tugas dan kewajiban mereka jika memang bakal dijadikan buruh pabrik.

”Sepanjang memenuhi syarat-syarat sebagai pekerja di pabrik ya tidak ada masalah. Apalagi yang diwacanakan adalah menjadi buruh di pabrik garmen,” ungkapnya.

Pihaknya mengakui memang sampai saat ini sejumlah pabrik di Jepara masih membutuhkan banyak sekali tenaga kerja. Bahkan, pihaknya mencatat kebutuhan tenaga kerja mencapai ribuan hingga belasan ribu orang.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →