Loading...
You are here:  Home  >  Pendidikan  >  Artikel ini

Ambruk, Beberapa Pelajar di Rembang Dilarikan Pakai Tandu



   /  @ 16:01:49  /  17 Februari 2016

    Print       Email
Para pelajar melakukan simulasi penyelamatan dan evakuasi korban bencana alam (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Para pelajar melakukan simulasi penyelamatan dan evakuasi korban bencana alam (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang–Suasana di Lapangan Rumbut Malang, Rembang, mendadak panik. Beberapa pelajar yang ada disitu terlihat ambruk, dan kemudian langsung dilarikan ke tenda menggunakan tandu. Eits, ini hanyalah bagian dari simulasi dan pelatihan penanganan bencana yang diberikan terhadap pelajar.

Setidaknya,  50 pelajar dari berbagai sekolah SMA sederajat di Kabupaten Rembang, digembleng untuk  latihan dan simulasi terkait kebencanaan, Rabu (17/2/2016).

Para pelajar tersebut berasal dari 7 sekolah, yakni SMK Walisongo, MA Walisongo, SMA 1,SMA 2,SMA3, MA YPI, dan MA Mubarok. Mereka dibekali dengan teori dan simulasi penyelamatan, evakuasi, dan penanganan pengungsi  di Lapangan Rumbut Malang, Rembang selama dua hari, yakni 16-17 Februari 2016.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang Harjono mengaku, sengaja menyasar para pelajar untuk menanamkan kepedulian terhadap sesama, terutama korban bencana.

“Karena pelajar adalah generasi muda yang harus tahu masalah-masalah sosial dan kemanusian. Khususnya para pengungsi dan korban bencana, sehingga nanti diharapkan mereka mampu melakukan pertolongan pertama dan evakuasi sesuai bekal yang mereka dapatkan,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meminimalisir perilaku negatif dari para pelajar. “Kegiatan ini juga untuk mengarahkan pelajar agar melakukan perilaku yang positif. Karena disinyalir masih banyak pelajar yang suka melakukan perilaku negatif, seperti berkelahi,” tambahnya.

Setidaknya, lanjut Harjono, nanti kalau ada bencana di wilayah mereka, pera pelajar ini bisa langsung menghubungi BPBD. Sehingga pihaknya bisa bergerak cepat melakukan bantuan.

Editor : Kholistiono

Baca juga : Rembang Diintai Bencana, Kades dan Camat Dilarang ‘Tidur’

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →