Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Ribuan Data Ganda Kependudukan Ditemukan,Dispendukcapil Grobogan Kewalahan



Reporter:    /  @ 18:50:50  /  16 Februari 2016

    Print       Email
 Kepala Dispendukcapil Grobogan Moh Susilo memberikan pembekalan dan bimbingan teknis pada Kepala Desa/Kelurahan dan Kasi PU Kecamatan se Kabupaten Grobogan, belum lama ini. (MuriaNewsCom/Dani Agus)


Kepala Dispendukcapil Grobogan Moh Susilo memberikan pembekalan dan bimbingan teknis pada Kepala Desa/Kelurahan dan Kasi PU Kecamatan se Kabupaten Grobogan, belum lama ini. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriNewsCom, Grobogan – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) bakal melakukan upaya penertiban lagi data kependudukan. Langkah ini dilakukan menyusul ditemukannya sekitar 5.500 data ganda kependudukan antardesa antarkecamatan dan 32.000 data ganda antarkabupaten antarprovinsi.

Kepala Dispendukcapil Grobogan Moh Susilo menyatakan, berkaitan dengan penertiban tersebut pihaknya terlebih dahulu memberikan bimbingan teknis (bintek) mengenai penyelenggaraan administrasi kependudukan bagi kepala desa/kelurahan, dan pegawai di level kecamatan.

“Sebelum melakukan pendataan, petugasnya kita kasih bintek dulu supaya tidak ada kesalahan lagi. Bintek yang bertujuan untuk meningkatkan tertib administrasi kependudukan ini sudah kita lakukan pekan lalu,” jelas Susilo.

Ditemukannya data ganda itu disebabkan pencatatan mutasi penduduk yang tidak dilakukan secara benar. Oleh karena itu, data tersebut harus dibersihkan dengan memilih tempat domisili salah satu dan data tempat tinggal yang lain harus dihapus. Dengan langkah ini maka data ganda baru akan hilang.

Menurut Susilo, kualitas data yang dimiliki dinas bergantung dari tertibnya administrasi kependudukan di desa. Sebab, pencatatan kependudukan, seperti kematian dan kelahiran lebih dekat di pemerintahan tingkat desa. Untuk itu, pihaknya meminta agar kepala desa/kelurahan agar dapat meningkatkan kualitas dan ketepatan data di desanya.

“Kalau ada kelahiran atau kematian hendaknya segera dilaporkan. Dengan begitu, laporan tersebut akan ditindaklanjuti dengan melakukan perubahan data terbaru.

Bila nantinya ada perubahan data, seperti status kawin atau pindah alamat juga harus dilaporkan karena ini akan mempengaruhi KK (Kartu Keluarga),” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga : Pengurusan Administrasi Kependudukan di Jepara Diklaim Akan Semakin Mudah

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →