Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Wanita Ini Terenyuh Ada Ratusan Karangan Bunga Ucapan Duka Cita di Rumahnya



Reporter:    /  @ 12:01:50  /  16 Februari 2016

    Print       Email
Karangan bunga ucapan duka cita tampak terlihat di rumah keluarga Bagus Wibowo (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Karangan bunga ucapan duka cita tampak terlihat di rumah keluarga Bagus Wibowo (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Suprawanti (63) ibu kandung dari Bagus Budi Wibowo (42) pegawai PT Telkom yang meninggal karena terjatuh dari Metro Mini 640 jurusan Pasar Minggu-Tanah Abang di Jalan M.H. Thmarin, Jakarta Pusat, mengaku terenyuh ada ratusan karangan bunga ucapan duka yang ada di rumahnya.

Hal itu, menurutnya, karena dirinya atau keluarganya merasa hanya sebagai orang biasa saja. Namun, ucapan duka begitu banyaknya dari masyarakat atas meninggalnya anaknya.

“Bahkan, kami itu sempat heran pas jenazah anak saya Bagus itu dipulangkan dari Rumah  Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM) menuju Kudus pada Sabtu (13/2/2016) pukul 23.00 WIB. Kepulangan jenazah almarhum dikawal polisi. Padahal kami itu orang biasa-biasa saja. Bahkan tidak punya pangkat. Kami juga terkejut, banyak karangan bunga yang ada di rumah,” katanya.

.Dari pantauan MuriaNewsCom, ratusan karangan bunga itu berasal dari berbagai kalangan. Baik dari PT Telkom Kudus, SMA N 1 Pati atau yang lain.

Untuk diketahui, orang tua dari Bagus, dua-duanya adalah pensiunan guru. “Memang  almarhum suami saya yang bernama Suroto Siswo Utomo itu dahulunya sebagai guru seni di SMA pati, sedangkan saya pensiunan Kepala SD Karangbener,” katanya.

Dia menyampaikan, terima kasih atas simpati dari masyarakat.  “Ucapan duka ini mungkin sebagai penghormatan terkahir yang dilakukan rekan-rekan Bagus, atau juga rekan alamarhum suami saya. Bahkan teman-teman saya,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Baca juga : Almarhum Bagus Dimakamkan di Kudus, Suprawanti Bagai Mendapat Emas Satu Kepal

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →