Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Nenek Tewas dengan Mulut dan Kepala Dilakban di Rembang



   /  @ 19:20:33  /  15 Februari 2016

    Print       Email
Petugas Inafis Polres Rembang melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah nenek Patmi Rahayu, Senin (15/2/2016). (MuriaNewsCom/ Ahmad Wakid)

Petugas Inafis Polres Rembang melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah nenek Patmi Rahayu, Senin (15/2/2016). (MuriaNewsCom/ Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Mayat nenek Patmi Rahayu warga Dukuh Palan RT 3 RW 1, Desa/Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang ditemukan dalam kondisi membusuk, Senin ( 15/2/ 2016). Nenek berusia 65 tahun tersebut, diduga menjadi korban pembunuhan, sebab saat ditemukan bagian kepala dan mulutnya ditutup dengan lakban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat nenek Patmi ditemukan kali pertama di lantai kamar rumahnya oleh Sugito sekira pukul 11.00 WIB. Sugito yang merupakan menantu dari korban, mengatakan awalnya ia ditelepon oleh anaknya yang tinggal di luar kota Rembang. Sementara Sugito sendiri merupakan warga Blora.

Ia diminta oleh anaknya untuk mengecek keadaan nenek Patmi. Karena, menurut informasi dari anaknya itu, sejumlah tetangga sekitar lokasi kejadian mengabarkan beberapa hari ini nenek Patmi tidak keluar rumah. Sehingga Sugito segera menuju ke Pamotan dari Blora.

“Saya ditelepon anak saya untuk mengecek keadaan neneknya. Karena katanya, warga di sekitar sini sudah beberapa hari tidak melihat nenek,” ungkapnya kepada awak media di lokasi.

Sugito menceritakan, sesampainya di depan pintu rumah nenek Patmi, ia mulai curiga karena mencium bau busuk yang menyengat. Apalagi setelah beberapa kali mengetuk pintu dan tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Akhirnya ia berinisiatif mengajak warga untuk masuk rumah secara paksa melalui jendela karena pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. “Saya mengajak sejumlah warga sekitar masuk dengan cara merusak jendela depan,” ujar Sugito.

Sesampainya di kamar, Sugito mendapati mayat mertuanya di dalam kamar dalam kondisi sudah tidak bernyawa dalam posisi terlentang. Selain itu, kepala dan mulutnya ditutup dengan lakban.

“Melihat kondisi seperti itu, saya bersama warga tidak berani mendekat, kemudian segera melaporkan ke Polsek Pamotan dan Polres Rembang,” terangnya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :
Mengerikan! Perempuan Asal Tempur Jepara Ini Tewas Tertimpa Batu 

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →