Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Almarhum Bagus Dimakamkan di Kudus, Suprawanti Bagai Mendapat Emas Satu Kepal



Reporter:    /  @ 11:17:36  /  15 Februari 2016

    Print       Email
Kediaman Suprawanti ibunda Bagus Budi Wibowo yang berada di Dukuh Kemang RT 4 RW 5 Karangbener, Bae. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Kediaman Suprawanti ibunda Bagus Budi Wibowo yang berada di Dukuh
Kemang RT 4 RW 5 Karangbener, Bae. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Bagus Budi Wibowo (42) Karyawan PT Telkom yang menjadi korban perampokan di Metro Mini Jakarta pada Kamis (11/2/2016), setelah dua hari kritis, akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (13/2/2016) sore. Keluarga besar hingga saat ini masih dirundung kedukaan yang mendalam, namun dimakamkannya jenazah Bagus di Kudus membuat sang ibu bagai mendapat emas satu kepal.

Suprawanti (63), ibu dari Bagus Budi Wibowo mengatakan, meskipun sebagai ibu yang mengandung, membesarkan, dan menyekolahkannya. Ia tetapi izin dan berembug terlebih dahulu dengan Kholifah Hanim selaku istri Bagus tentang jenazah akan dikebumikan dimana.

Setelah Kholifah Hanim istri korban mengizinkan jenazah Bagus dikebumikan di Kudus, maka Sabtu (13/2/2016) pukul 23.00 WIB malam jenazah tersebut langsung dibawa ke Kudus. Jenazah disemayamkan di kampung halamannya di Dukuh Kemang RT 4 RW 5, Karangbener, Bae, pada Minggu (14/2/2016).

Suprawanti menuturkan, ternyata menantunya Kholifah mengizinkan di makamkan di Kudus. Sehingga Sabtu malam langsung dibawa ke Kudus dan Minggu (14/2/2016) pukul 09.00 sampai di Kudus. ”Hal itu membuat saya bagaikan mendapat emas satu kepal,” ujarnya.

Meninggalnya Bagus Budi Wibowo (42) ini memang meninggalkan kesan yang mendalam. Ayah dua orang anak ini dikenal sebagai seorang yang pendiam dan suka menolong.

”Dia itu tidak banyak omong. Semasa kecilnya dia suka ngemong adiknya. Sebab dia hanya mempunyai satu adik saja yang sekarang berada di Mataram NTB, yang sering ditanyakan kabarnya kepada saya,” tuturnya.

Dari pantauan MuriaNewsCom, meski jenazah Bagus sudah disemayamkan pada Mingu (14/2/2016) kemarin, namun kediaman orang tuanya di Dukuh Kemang RT 4 RW 5, Karangbener ini masih dikunjungi beberapa keluarga, kerabat. Baik dari Kudus maupun luar Kudus. Tak hanya itu, ratusan karangan bunga dari berbagai instansi juga masih terpampang di halaman rumah.

”Saya hanya bisa memintakan maaf atas khilaf Bagus disemasa hidup dan meminta doa agar semua amal dan ibadahnya diterima Allah SWT,” pintanya.

Editor : Titis Ayu Winarni

 

Baca juga :

Korban Tewas Perampokan Metro Mini Dimakamkan di Kudus

Sebelum Meninggal, Bagus Sempat Menelepon Ibunya di Kudus

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →