Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Pati  >  Artikel ini

Petani Vanili di Pati Terkendala Pengolahan dan Penjualan



Reporter:    /  @ 16:40:09  /  13 Februari 2016

    Print       Email
panili e

Buah vanili yang ditanam Karmui, warga Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Pati berbuah lebat. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Tak ada yang menyangka bila tanaman vanili tumbuh subur di kawasan perbukitan Kecamatan Gembong, Pati.

Tanaman itu hidup subur dengan menjalar di pohon-pohon. Buahnya pun sangat lebat. Sayangnya, petani vanili masih bingung dalam mengolah tanaman penghasil bubuk vanili yang dijadikan pengharum makanan itu. Bahkan, mereka tidak tahu harus dijual ke mana.

“Selama ini, saya jual kalau ada yang membutuhkan dengan harga seadanya tanpa ada patokan karena saya tidak bisa mengolahnya,” kata Karmui kepada MuriaNewsCom.

Baca juga : Warga Gembong Pati Kembangkan Budidaya Vanili

Padahal, produk vanili mestinya memiliki potensi untuk ekspor lantaran banyak negara-negara di dunia yang berminat dengan produk yang dibuat dari buah vanili .

Aromanya yang wangi membuat buah vanili banyak digunakan dalam industri minuman, makanan, kosmetik hingga farmasi. Sayangnya, petani di Pati masih belum serius menggarapnya, karena tidak tahu potensi pasar vanili.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →