Loading...
You are here:  Home  >  Politik & Pemerintahan  >  Artikel ini

Biaya Sertifikasi Tanah Wakaf Ternyata Sangat Murah, Cuma Nol Rupiah



   /  @ 20:01:38  /  12 Februari 2016

    Print       Email
Gara Syariah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang Tri Mulyani (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Gara Syariah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang Tri Mulyani (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Pihak Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rembang menegaskan, proses sertifikasi tanah wakaf tidak dipungut biaya alias gratis. Padahal, sebagian masyarakat masih menganggap biaya sertifikasi tanah wakaf mahal.

Hal tersebut disampaikan Gara Syari’ah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang Tri Mulyani. Menurutnya, hal itu sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Pertanahan Nasional. (BPN).

Dijelaskan olehnya, dalam pasal 22 ayat 1 dinyatakan,tarif pelayanan pendaftaran tanah berupa pelayanan pendaftaran tanah wakaf ditetapkan sebesar Rp 0,00 (nol rupiah). “Anggapan masyarakat terkait sertifikasi tanah wakaf mengeluarkan uang banyak itu salah. Perlu diluruskan, proses sertifikasi tanah wakaf di BPN sama sekali tidak ditarik biaya alias gratis,” katanya, Jumat (12/2/2016).

Tri mengakui, memang ada biaya dari BPN untuk proses pembuatan tanah wakaf yang belum mempunyai sertifikat hak milik atas nama wakif atau ahli warisnya. Padahal, sertifikat tanah hak milik tersebut merupakan salah satu syarat untuk membuat sertifikat tanah wakaf.

“Pembuatan sertifikat tanah HM inilah yang dikenakan biaya. Itu pun biaya akan dibantu Kemenag, asalkan wakif atau ahli waris mengajukan permohonan kepada Kemenag setempat,” kata Tri.

Tri menegaskan kembali, proses sertifikasi tanah wakaf sama sekali tidak menguarkan biaya, asalkan sertifikat HM dan berkas lainnya sudah lengkap. “Dalam proses mengurus sertifikat HM dan tanah wakaf, wakif maupun ahli waris, maupun nadzir sama sekali tidak mengeluarkan biaya. Hanya saja, berkas-berkas untuk mengurus sertifikat HM dan wakaf haruslah lengkap,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →