Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Negara Ini Bisa Menjadi Contoh Bagi Kudus Dalam Pengelolaan Tempat Wisata



Reporter:    /  @ 18:52:26  /  12 Februari 2016

    Print       Email
Agus Hartono, Konsultan Perencana Destinasi Kementerian Pariwisata (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Agus Hartono, Konsultan Perencana Destinasi Kementerian Pariwisata (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Indonesia memilki beragam destinasi wisata yang menarik, namun hal itu belum terkelola dengan baik. Sehingga, kondisi wisata di Indonesia masih tertinggal dengan negara-negara lain, seperti Malaysia dan Thailand.

Agus Hartono, Konsultan Perencana Destinasi Kementerian Pariwisata mengatakan, negara lain dinilai lebih jeli dalam mengelola pariwisata. “Misalnya, kalau di Malaysia dan Thailand, itu memiliki sertifikat halal di lokasi wisata. Jadi pengunjung tidak akan ragu lagi datang,” katanya.

Untuk itu, katanya, perlu adanya pembenahan bagi bidang pariwisata di Indonesia, termasuk juga di Kudus.Seperti halnya label halal, bukan hanya untuk makanan, namun lokasi wisata, hotel dan sebagainya juga perlu digarap.

Dirinya menyatakan, Kudus memiliki potensi pariwisata yang bagus, khususnya wisata religi. Sehingga, pengelolaannya harus maksimal.

Dia menambahkan, wisata jenis religi menjadi garapan serius dari pemerintah pusat, khususnya wisata religi yang sudah dikenal, seperti Wali Songo. “Kudus termasuk daerah yang beruntung karena terdapat dua wali. Untuk itu kita akan benahi dan bentuk master plan, sehingga wisatawan yang berkunjung akan semakin banyak,” ujarnya.

Dia menyebutkan, pengunjung ke Makam Sunan Muria sebanyak 821.062 orang, sedangkan untuk Sunan Kudus1.039.768 untuk tiap bulannya. Jumlah tersebut diangap besar, sehingga perlu peningkatan fasilitas.

Editor : Kholistiono

 

Baca juga : Perhatian Bagi Pemkab! Jangan Abaikan Keberadaan Toilet di Tempat Wisata, Ini Dampaknya 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →