Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Ini Tuntutan Pendemo Terhadap PT Kanindo dan Pemdes Pendosawalan Jepara



Reporter:    /  @ 17:56:04  /  12 Februari 2016

    Print       Email
Proses mediasi di Balai Desa Pendosawalan antara warga dengan pemdes dan pihak perusahaan (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Proses mediasi di Balai Desa Pendosawalan antara warga dengan pemdes dan pihak perusahaan (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Ratusan warga Desa Pendosawalan, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara melakukan aksi demo terhadap pabrik garmen PT Kanindo dengan cara memblokir jalan masuk menuju pabrik. Demo tersebut, karena warga menilai adanya kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh perusahaan.

Tak hanya itu, penutupan akses jalan alternatif antara Desa Pendosawalan dengan Desa Sengonbugel, Mayong yang selama ini dimanfaatkan warga, juga diprotes, karena terganggu oleh aktivitas pembangunan pabrik. Hal ini, diperparah dengan rusaknya saluran irigasi. Sehingga, lahan pertanian di hulu tak bisa dialiri dengan maksimal.

Koordinator Aksi Rif’an mengatakan, aksi ini harus jadi perhatian perusahaan dan pihak pemerintah desa (pemdes). Sebab, yang memberikan izin pemanfaatan jalan alternatif adalah pemdes setempat.

”Tiba-tiba jalan ditutup dan akan dibangun pabrik baru. Sedangkan jalan alternatif dialihkan. Jelas kami protes, karena sebelumnya tidak ada yang memberi tahu kami, baik dari perusahaan maupun dari petinggi,” ujar Rifan kepada MuriaNewsCom, Jumat (12/2/2016).

Tidak hanya itu, yang membuat warga semakin kesal, pihak perusahaan tidak memprioritaskan masyarakat Pendosawalan menjadi karyawannya, justru kebanyakan dari wilayah Kudus. Padalal, pabrik itu berdiri di Pendosawalan.

Sementara itu, Noval Wakhid, Petinggi Pendosawalan menjelaskan, dirinya akan menyelesaikan permasalahan itu. Pihaknya, juga akan menata kembali hal-hal yang dikeluhkan warga. Karena sebelumnya, prosesnya juga melalui prosedur dan ketentuan.

”Jalan alternatif nantinya tetap bisa difungsikan. Sedangkan mengenai saluran irigasi, kami pastikan akan menatanya, agar bisa dimanfaatkan untuk pertanian. Tetapi ini butuh proses, tidak bisa serta merta bisa dilakukan,” katanya.

Baca juga : Ratusan Warga Pendosawalan Jepara Blokir Jalan Menuju Pabrik Garmen Kanindo

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →