Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

70 Proyek Dinas Bina Marga Grobogan Segera Dilelang Melalui LPSE



Reporter:    /  @ 16:00:25  /  12 Februari 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Penyelesaian proyek pembangunan di Grobogan tahun 2016 ini tampaknya bakal bisa selesai lebih cepat. Indikasinya, pada bulan Februari ini sebagian proyek bakal dilelang secara online melalui Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik (LPSE).

Kabag Pengendalian Pembangunan Pemkab Grobogan Siswanto menjelaskan, untuk gelombang pertama ada 70 proyek Dinas Bina Marga yang dilelang melalui LPSE. Proyek yang dilelang ini nilainya diatas Rp 200 juta hingga Rp 1 miliar.

”Sabtu (13/2/2016) besok, lelang proyek ini mulai kita unggah ke LPSE. Namun, tidak seluruhnya (70) proyek bisa kita unggah langsung. Tetapi dilakukan bertahap. Minimal, besok ada lima pekerjaan yang sudah bisa diunggah,” katanya.

Menurut Siswanto, sebelum melakukan lelang, serangkaian persiapan sudah dilakukan sebaik mungkin guna memastikan semua tahapan dilakukan sesuai prosedur yang ditentukan. Yaitu membuat rencana umum pengadaan dan standard operating procedure (SOP) yang nantinya merupakan berkas pengajuan pelelangan. Kemudian, dokumen pekerjaan juga sudah dikaji untuk memastikan tidak ada kekurangan.

Selain masalah administrasi, upaya pencegahan terjadinya penyimpangan pelaksanaan proyek pembangunan juga sudah dilakukan. Caranya, memberikan pembekalan pada organisasi pengadaan barang dan jasa. Yakni kelompok kerja unit layanan pengadaan (Pokda ULP) dan para pejabat pembuat komitmen (PPK).

Untuk pembinaan ini, ada beberapa instansi yang digandeng. Di antaranya, Kejaksaan Negeri Purwodadi, Polres Grobogan, Biro Pembangunan Daerah Setda Provinsi Jawa Tengah dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

”Kami beri pembinaan ini agar kelompok kerja dan PPKom tidak ada rasa ketakutan untuk melaksanakan kegiatan. Pembinaan ini, merupakan tindak lanjut dari komitmen dengan TP4D dari aparat penegak hukum dengan harapan agar semua pekerjaan bisa tepat waktu dan cepat terselesaikan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Grobogan Bambang Pudjiono menambahkan, jika proses lelang bisa dilakukan pada awal tahun anggaran maka kemungkinan adanya proyek yang tidak selesai tepat waktu berkurang. Disisi lain, lelang lebih awal juga untuk menghindari minimnya penyerapan anggaran dan adanya penumpukan kegiatan di akhir tahun.

”Untuk proyek yang memang sudah siap dokumen administrasi memang saya minta segera dilelangkan. Kalau proyeknya bisa segera diselesaikan maka masyarakat juga bisa makin cepat menikmati hasilnya,” katanya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Baca juga : Sebelum Lelang Proyek, Organisasi Pengadaan Barang dan Jasa di Grobogan Digembleng Tiga Institusi

Kajari Purwodadi Beri Dukungan Pejabat Pelaksana Lelang Proyek

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →