Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Data BMKG Cuaca Laut Aman, Tapi Kondisi di Lapangan Berbahaya



Reporter:    /  @ 15:31:25  /  12 Februari 2016

    Print       Email
Ombak besar terlihat di pinggir pantai di Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Ombak besar terlihat di pinggir pantai di Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah merilis cuaca laut utara Jawa Tengah dan Karimunjawa pada Jumat (12/2/2016) aman. Namun, kondisi di lapangan berbeda dan cenderung tidak bersahabat karena gelombang tinggi.

Kepala Bidang Perhubungan Laut pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Jepara Sutana mengatakan, saat ini cuaca di tengah laut dari kacamata lapangan tidak aman meskipun prakiraan cuaca dari BMKG menyatakan aman.

”Dari BMKG, rata-rata tinggi gelombang hanya sekitar 0,5 hingga 1,25 meter saja, dengan kecepatan angin 2-6 Knot. Tetapi kondisi di lapangan cuaca buruk dengan ombang tinggi,” kata Sutana kepada MuriaNewsCom, Jumat (12/2/2016).

Menurutnya, kondisi cuaca di lapangan diketahui tidak aman dan berbahaya tersebut didapatkan dari hasil kordinasi dengan sejumlah pihak. Terutama para kapal yang masih berada di tengah laut. Selain itu juga kordinasi dengan petugas di wilayah Karimunjawa dan perusahaan yang juga memiliki aktivitas di laut yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati B Jepara.

”Ada kapal-kapal yang bisa diajak komunikasi, jadi kami dapatkan informasi berdasarkan koordinasi termasuk dengan mereka,” kata Sutana.

Dia menambahkan, akibat cuaca di lapangan tersebut, pihak Syahbandar juga tidak memberikan izin berlayar bagi kapal transportasi Jepara – Karimunjawa. Padahal hari ini dijadwalkan semua kapal berlayar dari Jepara ke Karimunjawa.

Editor : Titis Ayu Winarni

Baca juga : Gelombang Tinggi, Arus Transportasi Jepara-Karimunjawa Mulai Terganggu

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →