Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Dikepung Banjir, Warga Karangturi Kaliwungu Kudus Pasrah



Reporter:    /  @ 15:30:38  /  12 Februari 2016

    Print       Email
Banjir mulai mengepung Dukuh Karangturi, Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Jumat (12/2/2016), warga hanya bisa pasrah. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Banjir mulai mengepung Dukuh Karangturi, Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Jumat (12/2/2016), warga hanya bisa pasrah. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Ribuan warga Dukuh Karangturi, Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu yang terkepung air, hanya bisa pasrah. Sebab upaya yang dilakukan sudah maksimal dalam mengatasi bencana banjir.

Seperti halnya diungkapkan Selamet, warga setempat. Dia mengungkapkan kalau warga hanya mampu menerima bencana banjir ini. Sebab upaya peninggian tanggul sudah dilakukan masyarakat.

Baca juga : Satu Dukuh di Kaliwungu Kudus Dikepung Banjir, Lumpuhkan Aktivitas Ribuan Warga

Warga Setrokalangan Kudus Diminta Waspada Banjir

”Dukuh Karangturi itu dikelilingi sama tanggul. Jadi kami siaga di tanggul jikalau sampai tanggul jebol,” katanya Kepada MuriaNewsCom.

Kondisi sekarang, tanggul memang masih mampu menahan air yang melimpah. Namun tanggul yang ditinggikan dengan karung berisi tanah itu juga membuat warga khawatir kalau tidak kuat menahan. Terlebih air yang semakin meninggi hampir memenuhi tanggul.

Menurutnya, Dukuh Karangturi sebenarnya masih aman untuk ditempati. Namun karena lokasi akses keluar masuk dukuh tertutup air, maka warga mulai khawatir jika sampai memasuki pemukiman.

Dia menjelaskan, air sebenarnya datang pada malam hari, sebab ketika sore hari jalur masih dapat dilalui dan tidak tergenang air. Kondisi air juga semakin meninggi. Diketahui air saat pagi hari tadi hanya setinggi 5 cm saja. Namun untuk sekarang ketinggian dapat mencapai 60 cm.

”Airnya itu bukan dari arah pegunungan Muria. Melainkan berasal dari Kedungombo. Jadi sangat cepat meluap,” jelasnya.
Kades Setrokalangan Edi Siswanto mengatakan, Dukuh Karangturi memang terkepung banjir. Bahkan warga sudah siaga di sekitar tanggul khususnya pada malam hari. ”Iya warga sudah waspada sejak beberapa hari lalu. Mereka berjaga siang malam jikalau banjir sampai memasuki pemukiman,” ujarnya.

Dia menjelaskan warga di sana berjumlah 1200-an. Jumlah yang sangat banyak itu juga menjadi perhatian pemerintah desa, sehingga komunikasi juga diintensifkan.

Editor : Titis Ayu Winarni

Baca juga : Anda Percaya Jika Setiap Tahun Genap Akan Terjadi Banjir? Baca Ini

Kondisi Tanggul Karangturi Kaliwungu Kudus Memprihatinkan

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →