Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Satu Dukuh di Kaliwungu Kudus Dikepung Banjir, Lumpuhkan Aktivitas Ribuan Warga



Reporter:    /  @ 15:00:33  /  12 Februari 2016

    Print       Email
Kondisi banjir di Dukuh Karangturi, Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Jumat (12/2/2016). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Kondisi banjir di Dukuh Karangturi, Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Jumat (12/2/2016). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Ribuan warga Dukuh Karangturi, Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu sejak pagi tadi Jumat (12/2/2016) dikepung banjir. Hal itu tentunya menghambat aktivitas warga.

Kastami (40) warga setempat menyebutkan, banjir yang datang sudah menutup akses menuju dukuh tersebut. Bahkan, bukan hanya satu jalur saja yang sudah lumpuh, melainkan dua jalur yang menghubungkan dukuh tersebut dengan daerah lain juga lumpuh semua.

Baca juga : Warga Setrokalangan Kudus Diminta Waspada Banjir

”Kalau di jalur yang utama, yakni jalur menuju jalan lingkar kedalaman bisa mencapai 60 cm. Namun di jalur Ngeledok arah Desa Setrokalangan, malah lebih parah lagi keadaannya,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, akibat hal tersebut aktivitas masyarakat sangat terganggu. Bahkan untuk keluar masuk dukuh saja hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki. Sebab kalau menggunakan kendaraan sepeda motor, maka besar kemungkinan kendaraan akan mati lantaran tingginya air.

Seperti halnya pagi tadi, para pelajar yang hendak ke sekolah. Mereka tidak mampu berangkat menggunakan kendaraan motor. Melainkan dengan cara berjalan dan membawa baju cadangan.

”Kalau tidak pasti bisa basah kuyup. Sebab air yang sangat tinggi menutup jalan masuk ke dukuh,” ujarnya.
Kondisi serupa juga dihadapi pekerja pabrik. Mereka juga harus berjalan kaki menuju keluar lantaran tingginya genangan air. Begitu pun saat pulang dari berkerja.

”Kalau tadi pagi ada tim dari BPBD yang datang ke sini untuk membantu membawa warga. Mudah-mudahan saja cepat surut, agar aktivitas berjalan dengan normal kembali,” jelasnya.

Kepala BPBD Kudus Bergas C Penanggungan menyebutkan, pagi tadi memang petugas datang untuk menjemput pelajar dan pekerja untuk pergi aktivitas. Petugas mengerahkan mobil untuk operasional antar pelajar ke sekolah.

”Iya karena jalannya tertutup air, maka kami mengirim mobil untuk kendaraan para pelajar keluar dukuh,” katanya.

Baca juga : Anda Percaya Jika Setiap Tahun Genap Akan Terjadi Banjir? Baca Ini
Kondisi Tanggul Karangturi Kaliwungu Kudus Memprihatinkan

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →