Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Di Persidangan, PNS Asal Tayu Pati Bantah Lakukan Pemukulan Terhadap Bocah Ini



Reporter:    /  @ 18:33:34  /  11 Februari 2016

    Print       Email
Keluarga korban tengah menggelar aksi di depan Pengadilan Negeri Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Keluarga korban tengah menggelar aksi di depan Pengadilan Negeri Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Seorang pegawai negeri sipil (PNS) berinisial S yang diduga melakukan penganiayaan kepada seorang bocah bernama Nouval Haidar yang tak lain tetangganya sendiri di Desa Pondohan, Kecamatan Tayu akhirnya memasuki persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Negeri Pati, Kamis (11/2/2016).

Dalam persidangan yang Diketuai Majelis Hakim Etri Widayati, S membantah semua keterangan saksi yang dihadirkan. S mengaku memang melempar menggunakan batok kelapa, tapi tidak melakukan pemukulan.

“Saya akui memang melempar anak itu dengan batok kelapa kering. Tapi, saya tidak melakukan pemukulan dan penyeretan sebagaimana dikatakan saksi,” ujar S di depan majelis hakim.

Sementara itu, salah satu saksi mengaku, bila S sempat melakukan pemukulan dan penyeretan. Namun, saat dikonfirmasi sejumlah awak media, S memilih untuk tidak bicara.

“Tidak, tidak,” ujar S saat ditemui awak media usai menjalani persidangan. Pihak keluarga korban sendiri menggelar aksi dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Stop Kekerasan pada Anak di Kabupaten Pati.”

Editor : Kholistiono

 

Baca juga : Dituduh Maling Durian, Siswa di Tayu Dihajar Oknum PNS

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →