Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Selama jadi Buronan 1,5 Tahun, Koruptor Bansos Grobogan Hutomo Ini Sempat Menikah 4 Kali



Reporter:    /  @ 16:29:16  /  11 Februari 2016

    Print       Email
Kasi Pidsus Kejari Purwodadi Bangun Setya Budi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kasi Pidsus Kejari Purwodadi Bangun Setya Budi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Selama dalam pelarian, buron kasus korupsi dana bansos Pemprov Jateng 2011 Hutomo Teguh Yuwono ternyata sempat menikah. Tidak tanggung-tangung, duda 38 tahun itu kabarnya sempat menikah empat kali dalam kurun waktu sekitar 1,5 tahun. Empat perempuan yang dinikahi semuanya berstatus janda.

“Dari pengakuannya setelah tertangkap memang Hutomo bilang kalau pernah empat kali menikahi janda selama pelarian. Tetapi, pernikahannya hanya secara siri saja,” kata Kajari Purwodadi Abdullah melalui Kasi Pidsus Bangun Setya Budi.

Selain itu, terdakwa korupsi ini juga mengaku sempat mau berangkat jadi TKI ke luar negeri. Beberapa persyaratan untuk jadi TKI sudah sempat disiapkan. Namun, niat untuk mengais rezeki di negeri orang itu akhirnya urung dilakukan karena beberapa kendala.

“Batal jadi TKI, Hutomo kemudian bekerja jadi penjual tahu kelilingan di wilayah Mranggen, Demak. Akhirnya, Hutomo berhasil kita tangkap sekitar pukul 19.00 WIB saat berada di rumahnya yang ada di Dusun Mlati, Desa Manggar Mas, Kecamatan Godong, kemarin,” jelas Bangun.

Seperti diberitakan, dalam kasus korupsi dana bansos dengan nilai kerugian negara sekitar Rp 200 juta itu ada tiga orang yang terlibat selain Hutomo. Yakni, mantan Kadisporabudpar Grobogan Heryi Rusdidjanto dan Khomsatun, mantan istri Hutomo. Keduanya, divonis 13 bulan penjara oleh majelis hakim pengadilan Tipikor Semarang dan beberapa waktu lalu sudah bebas lantaran masa hukumannya selesai.

Sedangkan Hutomo mendapat vonis 2 tahun penjara ditambah denda Rp 50 juta subsider 4 bulan serta uang pengganti Rp 65.883.000 subsider 6 bulan kurungan. Dalam sidang itu, majelis hakim menjatuhkan vonis terhadap Hutomo secara in absentia atau tanpa kehadiran terdakwa.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :

Jika Tidak Kabur Saat Pemeriksaan, Vonis Terhadap Hutomo Dimungkinkan Bisa Lebih Ringan

Koruptor Dana Bansos Grobogan Nyamar jadi Penjual Tahu Keliling di Demak

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →