Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Anda Percaya Jika Setiap Tahun Genap Akan Terjadi Banjir? Baca Ini



Reporter:    /  @ 15:10:39  /  11 Februari 2016

    Print       Email
Kondisi air di Sungai Lusi yang sudah sampai permukaan sungai (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Kondisi air di Sungai Lusi yang sudah sampai permukaan sungai (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Bagi masyarakat Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, banjir seolah sudah tak asing lagi. Karena, sudah berulang kali ketika kondisi air di Sungai Lusi meluap, maka wilayah tersebut menjadi salah satu sasarannya.

Namun, di balik peristiwa banjir itu, tak setiap tahun terjadi. Sebagian masyarakat percaya, biasanya banjir terjadi pada tahun-tahun genap, misalkan 2014 atau 2016.

Kepala Desa Setrokalangan Edi Siswanto mengatakan, masyarakat seolah sudah mempercayai hal tersebut, yakni ketika pada tahun genap akan ada musibah banjir. “Banjir disini memang biasanya terjadi pada tahun-tahun genap. Makanya masyarakat, seolah memiliki naluri untuk waspada banjir ketika tahun-tahun genap,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dirinya beserta warga sebenarnya berharap musibah banjir tidak terjadi. Namun seolah menjadi langganan, maka tiap musim hujan di tahun genap, kewaspadaan ditingkatkan.

“Kalau kondisinya sekarang masih aman,air masih belum masuk ke pemukiman warga. Namun, melihat intensitas hujan yang tinggi, maka kewaspadaan juga kami tingkatkan,” ujarnya.

Dari tiga dukuh yang ada di desa tersebut, yakni Dukuh Setro, Kalangan dan Karangturi, katanya, ketiganya merupakan rawan banjir. Namun dari ketiga dukuh itu, yang paling rawan adalah Dukuh Karangturi.

Editor : Kholistiono

Baca juga : Warga Setrokalangan Kudus Diminta Waspada Banjir

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →