Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Banjir Ancam Grobogan, BPBD dan Dinas Pengairan Diminta Berkolaborasi



Reporter:    /  @ 13:56:39  /  11 Februari 2016

    Print       Email
Kondisi Sungai Lusi yang berada di sebelah utara Kota Purwodadi sampai saat ini masih berpotensi menimbulkan bahaya banjir. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kondisi Sungai Lusi yang berada di sebelah utara Kota Purwodadi sampai saat ini masih berpotensi menimbulkan bahaya banjir. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Terkait bahaya banjir yang tengah mengancam, Bupati Grobogan Bambang Pudjiono meminta dua SKPD menjalin koordinasi sebaik mungkin. Yakni, dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pengarian Grobogan. Sebab, kedua instansi itu punya tugas yang berkaitan dengan penanganan bencana banjir.

“Saya sudah perintahkan Pak Agus Sulaksono (Kepala BPBD) dan Pak Subiyono (Kadinas Pengairan) untuk saling berkoordinasi dan memantau kondisi lapangan. Lakukan penanganan cepat untuk mengatasi ancaman banjir akibat penuhnya sungai-sungai yang ada di wilayah Grobogan. Demikian pula tim penanggulangan bencana juga kita minta selalu siaga,” tegas Bambang, usai mendampingi panen raya jagung bersama Menteri BUMN Rini Soemarno di Desa Penganten, Kecamatan Klambu, Kamis (11/2/2016).

Menurutnya, dari pengalaman banjir dua kali pada akhir tahun 2007 lalu, memang bisa dipantau dari tingginya elevasi Sungai Lusi. Dimana, ketika elevasi sungai ini tinggi, maka aliran air dari Sungai Glugu maupun anakan Sungai Lusi dari arah pegunungan akan tertahan. Akhirnya, air sungai yang tidak bisa masuk ke Sungai Lusi ini akan meluber ke perkampungan penduduk.

Baca juga : Elevasi Sungai Lusi Mendekati Titik Maksimal, Kota Purwodadi Siaga Banjir

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →