Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Menunggu Hingga Puluhan Tahun, Ratusan Calon Jamaah Haji Mundur



Reporter:    /  @ 12:50:08  /  11 Februari 2016

    Print       Email
Manasik haji para calon jamaah haji 2015 lalu. Setiap tahun ada saja calon jamaah yang mengundurkan diri, salah satu penyebabnya karena waktu menunggu terlalu lama. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Manasik haji para calon jamaah haji 2015 lalu. Setiap tahun ada saja calon jamaah yang mengundurkan diri, salah satu penyebabnya karena waktu menunggu terlalu lama. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Ratusan calon jamaah haji yang sudah terdaftar di Kudus, tiap tahun ada yang mundur. Hal itu disebabkan lamanya waktu menunggu pemberangkatan, yang bahkan sampai 20 tahun.

Baca juga : Daftar Haji Sekarang, 20 Tahun Lagi Baru Berangkat

Daftar Tunggu Haji Kudus Capai 19 Ribu Orang

Kepala Kemenag Kudus Hambali mengatakan, rata-rata tiap tahun yang mengundurkan diri mencapai ratusan. Dan dari Kemenag juga memperbolehkan hal itu lantaran itu hak dari calon jamaah.

”Seperti 2015 misalnya, terdapat kisaran 200 calon jamaah yang mundur. Begitu pun pada 2014 yang juga terdapat ratusan jamaah yang mundur,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, calon jamaah yang masuk dalam daftar tunggu mundur memiliki alasan berbeda-beda. Seperti halnya terdapat alasan yang merasa menunggu terlalu lama, sehingga dialihkan ke dalam haji mandiri.

Bagi Kemenag, hal itu diperbolehkan lantaran itu merupakan hak bagi masyarakat dalam memilih. Khususnya bagi yang sudah berusia lanjut namun masih harus menunggu dalam waktu yang relatif lama.

Alasan lain adalah mereka para calon jamaah haji yang meninggal. Dengan demikian maka otomatis yang bersangkutan harus dicoret dari daftar tunggu.

Untuk yang meninggal, kata dia, tidak dapat digantikan oleh siapapun. Namun pihak keluarga tidak perlu khawatir lantaran biaya haji yang sudah dimasukkan akan dikembalikan kepada keluarga.

”Kalau ada yang mundur, apapun alasannya akan dialihkan pada nomor urut belakangan. Apapun alasan mundur,” imbuhnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →