Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Warga Pendosawalan Jepara Keluhkan Pembangunan Pabrik yang Tutup Akses Jalan dan Ganggu Irigasi Pertanian



Reporter:    /  @ 07:30:57  /  11 Februari 2016

    Print       Email
Pembangunan pabrik mendapat protes warga, karena menutup jalan alaternatif dan mengganggu irigasi pertanian. (Istimewa)

Pembangunan pabrik mendapat protes warga, karena menutup jalan alaternatif dan mengganggu irigasi pertanian. (Istimewa)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Warga Desa Pendosawalan, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara mengeluhkan proses pembangunan pabrik garmen PT Kanindo di desa setempat. Proyek pembangunan pabrik tersebut, selain menutup akses jalan alternatif, juga mengganggu jalur irigasi pertanian warga.

Rif’an, salah satu warga Desa Pendosawalan mengungkapkan, pabrikgarmen tersebut sudah berdiri setahunan yang lalu dan saat ini sudah beroperasi. Yang dikeluhkan warga setempat, yakni penambahan pembangunan yang berada di belakang pabrik yang sudah berdiri.

”Kalau yang dibangun ini, baru sekitar dua bulan lalu. Karena akses jalan alternatif ditutup, warga memprotesnya,” ungkapnya.

Lanjutnya, pihak perusahaan rencananya mengalihkan jalan tersebut di belakang pabrik itu. Tapi warga tidak menyetujuinya, karena penambahan bangunan pabrik itu telah mengganggu irigasi pertanian.

”Beberapa petani setempat sudah kena dampaknya. Kami harapkan ada langkah solusi, agar masyarakat lingkungan sekitar tidak terganggu,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →