Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Pria yang Panah Warga Pasucen Ini Ternyata Simpan Peralatan Perang Zaman Kuno



Reporter:    /  @ 19:37:17  /  10 Februari 2016

    Print       Email
Petugas kepolisian yang dipimpin Kapolsek Wedarijaksa AKP Sulistyaningrum meringkus pelaku yang memanah orang hingga tembus pada bagian dada kiri. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Petugas kepolisian yang dipimpin Kapolsek Wedarijaksa AKP Sulistyaningrum meringkus pelaku yang memanah orang hingga tembus pada bagian dada kiri. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Pedang dan busur lengkap dengan anak panah merupakan senjata yang digunakan untuk perang sejak zaman kuno. Bahkan, kedua alat itu bisa dikatakan “peralatan purba” yang selalu ada dalam sejarah peradaban manusia.

Pada zaman modern, kedua alat itu tak lagi digunakan untuk perang. Panahan saat ini menjadi cabang olahraga yang mulai digemari. Pedang digunakan untuk keperluan koleksi dan memangkas tanaman.

Beda halnya dengan pria asal Desa Tegalharjo, Kecamatan Trangkil yang diketahui bernama Ahmad Sholeh. Pria berusia 32 ini menyimpan sejumlah peralatan perang masa lalu seperti busur dan anak panahnya yang terbuat dari bambu, pedang, dan pelat besi kecil-kecil yang dirangkai hingga berbentuk bundar.

“Kami sudah amankan barang-barang itu, setelah kami ringkus pelaku yang sudah melukai orang dengan anak panahnya itu hingga tembus dadanya,” kata Kapolres Pati AKBP R Setijo Nugroho melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Sulistyaningrum kepada MuriaNewsCom, Rabu (10/2/2016).

Sementara itu, Suwito yang merupakan ayah Sholeh mengaku anaknya itu sudah dua kali masuk Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Semarang.

“Anak saya memang mengalami gangguan jiwa. Dia sudah dua kali masuk Rumah Sakit Jiwa di Semarang,” aku Suwito.

Editor : Kholistiono

 

Baca Juga : Jleb..! Warga Pasucen Pati Dipanah Dadanya Hingga Tembus dan KritisĀ 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →