Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Rembang  >  Artikel ini

Peringati HPN 2016, Forum Wartawan Rembang Adakan Syukuran



   /  @ 21:00:11  /  9 Februari 2016

    Print       Email
Para jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Rembang (FWR) memperingati Hari Pers Nasional sekaligus HUT FWR yang ke-4 di Rembang. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Para jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Rembang (FWR) memperingati Hari Pers Nasional sekaligus HUT FWR yang ke-4 di Rembang. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Sekitar 20 jurnalisdari berbagai media cetak, elektronik dan online yang tergabung dalam Forum Wartawan Rembang (FWR) menggelar tasyakuran dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2016, Senin (8/2/2016) malam.

Ketua Forum Wartawan Rembang  Sarman Wibowo mengatakan, acara tersebut dalam rangka perayaan Hari Pers Nasional yang diperingati setiap tanggal 9 Februari. Selain itu, menurutnya acara tersebut juga sebagai perayaan HUT FWR yang ke-4.

“Di HUT FWR yang ke-4 ini, saya mengharap agar rekan-rekan wartawan selalu waspada, menjaga kualitas tulisan sesuai kode etik jurnalistik, dan meningkatkan solidaritas antarsesama wartawan,” ujarnya.

Menurutnya, pers sebagai bagian pilar negara demokrasi, seringkali menghadapi individu maupun kelompok-kelompok yang belum memahami arti kebebasan pers. Sehingga, masih terdapat kelompok yang berselisih dengan awak media terkait pemberitaan. Tidak jarang pula, perselisihan tersebut memicu konflik.

“Hal itu bisa memicu konflik. Bagi yang kurang senang, terkadang memunculkan beragam ekspresi mulai sekadar menegur, protes, intimidasi atau ancaman, bahkan hingga tindakan kekerasan terhadap wartawan,” terangnya.

Kebetulan di Rembang, lanjut Sarman, riwayat wartawan yang menerima ancaman telah terjadi beberapa kali. “Oleh karena itu, forum ini juga sebagai forum solidaritas. Ibaratnya satu orang sakit, yang lain juga ikut merasakan,” katanya.

Selain konsolidasi dari dalam, pihaknya juga merancang beberapa program, seperti pelatihan jurnalistik ke sekolah di Rembang dan mengikuti agenda olahraga yang ada. Tujuannya, supaya keberadaan FWR lebih bermanfaat untuk masyarakat.

“FWR terbentuk kali pertama dari sekelompok wartawan yang akan mengikuti turnamen futsal antarwartawan lintas daerah. Namun, lama kelamaan melebarkan sayap melalui berbagai event, salah satunya “Dialog Publik Pilkada Damai Demokratis dan Bermartabat” beberapa waktu yang lalu,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →